Kesaksian Tentang Proses Megawati Menggembleng Puan Di Pentas Politik

      Oleh: MEGA SIMARMATA       Jakarta, Jumat 21 Februari 2020 (KATAKAMI) — Pekan ini, publik seakan dikejutkan dengan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk jangan memaksakan anak maju di 2024. Megawati juga menegaskan tak pernah meminta putrinya Puan Maharani untuk terjun ke dunia politik. Pernyataan Megawati itu disampaikan saat hadir […]

Continue reading

Menjagokan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo Jadi Wakil Panglima TNI

    Oleh: MEGA SIMARMATA     Jakarta, Jumat 7 Februari 2020 (KATAKAMI) — Menjelang akhir tahun lalu, Presiden Jokowi memutuskan untuk menghidupkan kembali jabatan Wakil Panglima TNI. Hal itu tertuang dalam perpres nomor 66 tahun 2019 tentang organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tapi sejak posisi itu dihidupkan, belum ada perwira tinggi Polri yang mengisi. […]

Continue reading

Wawancara Dirjen Imigrasi: Mohon Maaf Kepada Masyarakat Indonesia Karena Ada Keterlambatan Informasi

      Seperti yang sudah disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Ronny Sompie dalam keterangan pers di Kantor Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Jumat sore (24/1) bahwa Harun Masiku selaku mantan caleg PDI Perjuangan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap, […]

Continue reading

Ternyata Sejak 3 Minggu Lalu Ratu Elizabeth Tunjukkan Sinyal Kemarahan Pada Harry Dan Meghan

Oleh: Mega Simarmata     Jakarta, Jumat 10 Januari 2020 (KATAKAMI) — Ketegaran hati seorang wanita yang penuh kharisma ada pada sosok Ratu Elizabeth II yang menjadi pimpinan Monarki Inggris. Ia naik tahta pada tanggal 6 Februari 1952. Dan usia Ratu Elizabeth II pada saat ini adalah 93 tahun. Elizabeth adalah anak pertama dari Pangeran […]

Continue reading

Isyarat Ratu Elizabeth II Dibalik Foto Terbaru 4 Generasi Kerajaan Inggris

Oleh: Mega Simarmata

Minggu, 22 Desember 2019 (KATAKAMI) — Di akhir pekan ini, sebuah foto terbaru dirilis oleh Istana Buckingham dimana Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris, tampak akrab berdiri dengan Pangeran Charles, Pangeran William dan Pangeran George, saat menghadiri sebuah acara, Sabtu (21/12).

Foto ini lantas disebut foto 4 generasi Kerajaan Inggris.

Ada yang istimewa dari foto ini, dimana ada kesan isyarat dari Ratu Elizabeth tentang siapa yang akan menjadi penggantinya.

Di awal bulan Desember ini sebuah berita dimuat media Inggris bahwa Ratu Elizabeth II diprediksi akan turun tahta sebagai penguasa Monarki Inggris tepat saat berusia 95 tahun, yakni 18 bulan ke depan.

Spekulasi tersebut dilaporkan Daily Mail pada (3/12/2019).

Kabarnya, putra sulung Ratu Elizabeth, Pangeran Charles yang akan mengambil alih tugas-tugasnya.

Terlebih karena belakangan ini juga Pangeran Charles memang ditugasi untuk menangani beberapa urusan kerajaan.

Spekulasi tentang akan turun tahtanya Ratu Elizabeth juga didukung dengan beberapa bukti, seperti pengurangan keterlibatan publik yang dilakukan Ratu Elizabeth dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2016 lalu, Ratu menghadiri 332 acara, sedangkan pada 2018 ia telah mengurangi acaranya menjadi 283 acara saja dalam setahun.

Sebaliknya, Charles menunjukkan peningkatan dalam beban kerja kerajaan dan mengambil 507 keterlibatan pada acara kerajaan pada 2018.

Meski akan turun tahta, Ratu Elizabeth II tidak akan sepenuhnya mundur dari kekuasaannya. Ia tetap berhak menyandang gelar ‘ratu’. Lalu, Pangeran Charles akan mengambil peran sebagai Prince Regent –pangeran yang memerintah sebuah monarki sebagai bupati bukan raja dan mengambil alih kendali urusan kerajaan.

Suksesnya sebuah prosesi agung turun tahta seorang Ratu, pernah terjadi sebelumnya.

Pada tanggal 30 April 2013, Ratu Juliana menyerahkan takhta Kerajaan Belanda kepada putranya Pangeran Willem-Alexander.

Jadi, jika Ratu Elizabeth bersiap untuk turun tahta, doa terbaik diberikan kepada Kerajaan Inggris agar segala sesuatu berjalan dengan sangat baik dan penuh berkat Tuhan.

Semoga Pangeran Charles, yang tak lama lagi akan menjadi pimpinan monarki Kerajaan Inggris, senantiasa diberi kemampuan oleh Tuhan untuk terus melakukan yang terbaik.

God bless the Queen !!!

Selamat Jalan Mantan Presiden Perancis Jacques Chirac

 

 

 

Jakarta, Kamis 26 September 2019 (KATAKAMI) — Sore tadi, saya sedang berada di sebuah rumah sakit. Dan membaca sebuah kabar duka atas wafatnya Mantan Presiden Perancis Jacques Chirac.

Beliau adalah Presiden Perancis dari tahun 1995 sampai 2007.

Saya punya kenangan tersendiri. Secara langsung, saya tidak kenal beliau.

Tapi tahun 2002, saat saya masih menjadi wartawan Istana, saya mendapat undangan resmi meliput sistem pengamanan di Bandara Charles de Gaulle, Paris, pasca serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

 

 

 

 

 

Saya diundang oleh Maskapai Resmi Perancis, Air France, untuk berkunjung ke Paris pada bulan Februari 2002, saat dimana saya sedang hamil 6 bulan anak kedua.

Naik Business Class pulang pergi. Selain mengunjungi Bandara Charles de Gaulle untuk melihat bagaimana sistem pengamanan disana yang sangat ditingkatkan, saya mendapat bonus untuk berkunjung ke Lourdes, tempat peziarahan umat Katolik (yang menjadi lokasi penampakan Bunda Maria, ibunda Yesus, kepada Santa Bernadette). Semua dibayari. Saya benar benar beruntung.

Maka ketika sore tadi saya membaca berita tentang wafatnya Mantan Presiden Perancis yang satu ini, saya turut berduka cita.

Kenangan akan perjalanan saya ke Paris tahun 2002, tetap tersimpan rapi dalam hati saya.

Monsieur Jacques Chirac, terimakasih atas kebaikan hati anda pada saya tahun 2002. Anak yang saya kandung waktu itu, sekarang sudah jadi gadis cantik yang duduk di kelas 3 SMA.

Lourdes, tak akan pernah saya lupakan.

Paris terutama, kota terindah yang sangat menyentuh hati.

Kebaikan anda sudah terbayar impas ketika saya ikut mendoakan kemenangan Les Bleus tahun lalu yang menjadi juara dunia di Rusia.

Merci beaucoup, Monsieur.

Au revoir.

Repose en paix au paradis. (***)

 

 

 

MS

Hakim Yang Tangani Kasus Perampokan Pulomas Terpilih Jadi Pimpinan KPK

 

 

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jakarta, Jumat 13 September 2019 (KATAKAMI) — Seorang hakim bernama Nawawi Pomolango ikut terpilih menjadi pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023.

Dalam voting di Komisi II DPR RI, Jumat (13/9/2019) dini hari, Nawawi meraih suara 50 untuk jadi ketua KPK.

Nawawi saat ini merupakan hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali.

Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Poso, Wakil Ketua Pengadilan Bandung, Ketua Pengadilan Samarinda, dan Ketua Pengadilan Jakarta Timur.

Pria kelahiran Manado, 28 Februari 1962 ini telah mengantongi sertifikasi hakim tindak pidana korupsi sejak 2006.

Selama 30 tahun berkarier sebagai hakim, ia telah menangani berbagai perkara korupsi. Di antaranya adalah kasus suap eks Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar.

Ia juga pernah mengadili pengusaha Ahmad Fathanah dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus suap impor daging sapi.

 

 

 

 

 

Dan satu lagi kasus yang pernah ditanganinya saat menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur adalah kasus perampokan Pulomas yang terjadi tanggal 26 Desember 2016.

Setelah disidik selama 6 bulan, kasus perampokan Pulomas yang menggegerkan Indonesia itu, akhirnya kasus ini disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur mulai bulan Juni 2017 hingga Oktober 2017.

3 Terdakwa kasus perampokan Pulomas yaitu Yus Pane, Erwin Situmorang dan Alfin Sinaga harus menjalani persidangan setiap minggu di PN Jakarta Timur selama 3 bulan.

Mereka harus mempertanggung-jawabkan perbuatan keji mereka di hadapan hukum yaitu mengurung 11 orang di dalam kamar mandi yang sempit tanpa ventilasi udara, kemudian dikunci dari luar selama 17 jam.

Keesokan harinya barulah para korban bisa di evakuasi dengan kondisi 6 tewas secara mengenaskan dan 5 bertahan hidup.

Dari 6 korban tewas, 3 diantaranya adalah satu keluarga yaitu Ir Dody Triono (ayah), Diona Arika Andra Putri (16 tahun) dan Gemma (8 tahun).

 

 

 

 

 

 

Tidak ada satupun majelis hakim di PN Jakarta Timur yang tidak marah. Semuanya murka atas kebiadaban para perampok ini.

Hasil persidangannya adalay 2 terdakwa kasus perampokan Pulomas divonis mati yaitu atas nama Yus Pane (yang memukuli kepala korban bernama Diona Arioa Andra Putri dengan gagang pistol berulang kali), diseret dari lantai 2 melalui tangga sambil ditendangi untuk dimasukkan ke dalam kamar mandi bersama korban lainnya).

Kemudian yang juga mendapat vonis pidana mati adalah Erwin Situmorang.

Sedangkan 1 terdakwa lagi yaitu Alfin Sinaga divonis pidana kurungan seumur hidup.

 

 

 

 

 

 

Dan kini, Nawawi Pomolango terpilih sebagai salah seorang pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023.

Hakim yang satu ini memang sangat berintegritas tinggi.

Selamat menjalankan tugas baru di KPK.

Dan terimakasih Pak Hakim Nawawi Pomolango, untuk keadilan yang diberikan kepada para korban kasus perampokan Pulomas.

Fiat justitia ruat caelum.

Yang artinya, “Tegakkanlah keadilan, walaupun langit akan runtuh”.

Bravo. (***)

Sesuai Perintah Trump, AS Kirimkan Pesawat Black Hawk Bantu Evakuasi Warga Bahamas

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jumat 6 September 2019 (KATAKAMI) — Sesuai perintah dari Presiden Donald Trump, Amerika Serikat mengirimkan Pesawat Helikopter Black Hawk menuju Kepulauan Bahamas untuk mengevakuasi korban luka dan warga Bahamas yang harus segera diungsikan pasca diterjang Badai Dorian pada hari Minggu (1/9) lalu.

Pesawat Black Hawk mulai berdatangan di Bahamas sejak hari Selasa (3/9) disertai aparat kepolisian dan militer AS.

Pesawat Pesawat Helikopter Black Hawk yang didatangkan ke Bahamas berasal dari Pangkalan mereka di Miami dan sebagian dari Angkatan Laut AS.

Korban luka dan para pengungsi didaratkan ke tempat yang aman di Pelabuhan Marsh Kepulauan Abaco.

Sembari menolong Bahamas pasca Badai Dorian, Amerika pun sebenarnya termasuk yang diterjang Badai Dorian yaitu sejumlah kota kecil di Negara Bagian Carolina Selatan dan Utara.

Badai Monster ini mulai memasuki wilayah Amerika sejak hari Kamis (5/9) kemarin, dan diperkirakan akan berakhir pada hari Jumat (6/9) ini. (***)

Korban Tewas Di Bahamas Jadi 30 Orang, Pemerintah Gratiskan Pesawat Bagi Korban Yang Hendak Keluar Negeri

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jumat 6 September 2019 (KATAKAMI) — Angka korban tewas di Kepulauan Bahamas akibat terjangan Badai Dorian hari Minggu (1/9), kini mencapai 30 orang.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri Bahamas Hubert Minnis saat diwawancara Stasiun Televisi CNN, Kamis (5/9).

PM Minnis juga menambahkan karena situasi dan kondisi di Bahamas sudah sangat hancur pasca Badai Dorian, maka Pemerintah Bahamas memberikan tumpangan gratis menggunakan Pesawat Bahamas Air selama 5 hari ke depan, bagi warga negara Bahamas yang hendak meninggalkan Kepulauan Abaco dan Grand Bahama untuk mengungsikan keluarga mereka keluar negeri.

Badai Dorian dengan kategori 5 disertai tornado dan banjir bandang yang sangat mengerikan telah menghancurkan Bahamas.

Bantuan demi bantuan mulai berdatangan dari komunitas internasional, termasuk dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). (***)

Istana Kensington Rilis Foto Resmi Pangeran George Dan Putri Charlotte Di Sekolah Mereka

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jumat 6 September 2019 (KATAKAMI) —- Menandai dimulainya masa sekolah dua anak dari pasangan Pangeran William dari Kerajaan Inggris dan istrinya Kate Middleton yaitu Pangeran George dan Putri Charlotte, terutama yang merupakan hari pertama sekolah bagi Putri Charlotte di Sekolah St. Thomas Battersea, Istana Kensington merilis foto resmi dari George dan Charlotte di sekolah mereka.

Foto tersebut diambil sesaat sebelum mereka meninggalkan sekolah seusai jam pelajaran, Kamis (5/9).

Tampak tangan mungil Putri Charlotte melingkar di pinggang kakak lelakiknya George.

Keduanya tersenyum manis ke arah kamera.
George kini duduk di kelas 2 dan Charlotte di kelas 1.

Kedua orangtua mereka mengantar langsung sampai ke dalam sekolah di pagi harinya.
Warga Inggris dan media setempat sangat antusias menyaksikan momen berharga saat kedua cucu Ratu Elizabeth II ini datang ke sekolah.

Banyak yang memuji keluguan dan kecantikan Charlotte yang disebut menyerupai wajah sang nenek. (***)

Indonesia Bisa Belajar Dari Cara AS Tangani Bencana Alam Badai Dorian

Oleh: Mega Simarmata
Setelah menghantam Kepulauan Bahamas hari Minggu (1/9) dengan kategori 5 yang sangat mengerikan dampaknya, Badai Dorian yang dijuluki Monster akan menerjang beberapa negara bagian di Amerika, antara lain Carolina Selatan dan Utara mulai hari Kamis (5/9) ini sampai Jumat (6/9) besok.
Diperkirakan, angin berkecepatan sangat tinggi, Badai Dorian dengan kategori 3 juga akan mendatangkan banjir yang cukup parah di sejumlah wilayah di AS.
Yang mengagumkan dari negara adidaya seperti Amerika Serikat adalah mereka memiliki alat deteksi dini yang sangat canggih terkait bencana alam seperti badai ini, kemudian memberi nama pada badai-badai itu.
Sehingga, seminggu bencana itu datang, dari mulai Presiden, Kementerian-Kementerian yang terkait, termasuk FEMA dan Kementerian Pertahanan (Pentagon), sampai ke Gubernur di masing masing negara bagian yang wilayahnya akan diterjang bencana alam ini, sudah melakukan berbagai persiapan.
Militer Amerika sudah sejak seminggu lalu, menyiapkan semua bentuk bala bantuan, utamanya pesawat Hercules dan Helikopter, yaitu untuk evakuasi dan pendistribusian makanan, obat-obatan dan kebutuhan mendasar bagi para korban bagi para korban Badai Dorian ini.
Termasuk memberikan peringatan kepada warga mereka untuk bersiap-siap dan segera mengungsi.
Peringatan itu juga termasuk agar masing-masing keluarga tidak meninggalkan hewan piaraan mereka sendirian dirumah saat mereka mengungsi.
Kesiapan AS menghadapi Badai Dorian misalnya, menimbulkan tanda tanya besar tentang kapankah Indonesia bisa meniru itu?
Kerap kali yang terjadi disini adalah kecolongan, misalnya alibi rusaknya alat early warning system (sistem peringatan dini).
Lalu pengungsi disinipun, sering kali harus sangat darurat ditampung di barak-barak yang sangat seadanya.
Tapi, walau demikian, tetap ada yang sangat membanggakan di Indonesia jika terjadi bencana alam yaitu kesigapan aparat keamanan dari TNI dan Polri untuk segera turun membantu ke lokasi bencana.
Indonesia, lewat Instansi terkait yang bertugas menangani bencana alam, bisa banyak belajar dari cara AS menangani bencana alam.
Badai Dorian misalnya, si Monster yang sudah meluluh-lantakkan Kepulauan Bahamas secara sangat mengerikan hari Minggu (1/9) lalu, yang selama 2 hari ke depan akan menerjang Amerika. (***)

PUISI : KUSAPA TUHANKU KALA LANGIT MEMBAWA PAGI

PUISI :
KUSAPA TUHANKU KALA LANGIT MEMBAWA PAGI

 

 

Selamat Pagi Juruselamatku
Malam baru saja
Menapak menjauh dari lelapku
Langit masih terlalu gelap tadi
Ketika kuawali hari mendaraskan
Bait demi bait doa rosarioku untukMU
MengagungkanMu ya Anak Domba Allah
Aku mencintaimu begitu dalam

 

Selamat Pagi Juruselamatku
Engkaulah Jalan, Kebenaran dan Hidup
Ketika kini kusapa dirimu Yesusku
Langit terang benderang membawa pagi
Kubersujud bersyukur atas indah hatiMu
Aku mencintaimu begitu dalam
Tak berubah walau hidup penuh nestapa
Akan tetap sama sebab cintaMU lebih dalam

 

 

 

 

Jakarta di Senin pagi 19 Nov 2018
MS

 

 

 

 

Dear Ombudsman, 5 Bulan Polda Metro Mengintai Jaringan Narkoba Dibelakang Nunung

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jakarta, Minggu 21 Juli 2019 (KATAKAMI) — Bulan Januari lalu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, mendapatkan Reward dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi)

Direktur Lemkapi, Edi Hasibuan, menyampaikan reward ini diberikan karena Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dinilai sukses memerangi narkoba.

“Itulah mengapa kami memberikan apresiasi terhadap Polda yang sudah bekerja dengan baik. Kami ingin seluruh anggota Polri bergerak, terus meningkatkan kinerjanya, terus menjadi Polisi yang Promoter seperti apa yang menjadi program dari bapak Kapolri. Ini merupakan apresiasi mewakili masyarakat,” ujar Edi Hasibuan.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penghargaan yang diberikan ini juga sebagai motivasi jajarannya agar bisa lebih meningkatkan kerjanya dan memberantas narkoba.

Penghargaan ini akan menjadikan motivasi pribadi tentu, anggota, unit, subdit bahkan Direktorat untuk lebih lagi melakukan pengungkapan-pengungkapan, ini tentu kita berbicara masalah pada kebangsaan, kiranya kita ke depan bisa mengeliminir sebisa mungkin, tidak ada narkoba yang sampai di anak-anak bangsa.

 

 

 

Salah seorang Kasubdit di lingkungan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang mendapat penghargaan bulan Januari lalu adalah Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak.

Calvijn dan timnya jugalah yang pada bulan Oktober 2018 berhasil membongkar dan menangkap jaringan narkoba yang dikemas dalam bentuk Liquid Vape.

Ketika itu diamankan 11 tersangka pada 7 TKP yang berbeda

Ditresnaekoba Polda Metro berhasil menemukan sebuah rumah di Jalan Janur Elok VII, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang menjadi tempat pembuatan liquid vape narkotika.

Setiap produksinya dibutuhkan 100 butir ekstasi untuk proses pembuatan.

Liquid MDMA ini jenis baru yang diproduksi sejak awal tahun 2018.

Dan untuk bahan baku dibutuhkan 100 butir ekstasi untuk membuat liquid ini.

Ratusan butir ekstasi itu akan melalui proses pembakaran hingga menghasilkan minyak yang dicampur hasil penyulingan tembakau.

Setiap harinya dari proses itu, bisa dihasilkan 2 liter liquid dimana satu liquid mengandung 1/4 butir ekstasi.

Selain harus menyiapkan 100 butir ekstasi, para pelaku juga memesan liquid dan rokok elektrik secara online dengan sifat fleksibel.

Rokok elektrik ini mereka beli secara online melalui situs jual beli seharga Rp 90 ribu.

 

 

 

 

Dan sekarang Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya inilah yang menangkap komedian Nunung.

Lima bulan Polda Metro mengintai jaringan narkoba dibalik Nunung.

Artinya, mata rantai peredaran narkoba itu yang serius di incar oleh polisi.

Bandar di balik jaringan mereka yang termasuk akan diburu.

Ada kehati-hatian, kecermatan dan keseriusan dalam menangani kasus Nunung.

Perkara rehabilitasi, itu perkara tersendiri.

Pada tulisan sebelum ini yang berjudul, “Kritik Penangkapan Nunung, Ombudsman Perlu Baca Pasal 55 UU Narkotika“, sudah saya uraikan bahwa Undang Undang Narkotika telah mengatur secara rinci mengenai masalah rehabilitasi.

Jika pemakai atau pecandu narkoba itu masih dibawah umur, orangtuanya wajib melaporkan kepada aparat agar anak mereka menjalani rehabilitasi.

Jika pemakai atau pecandu narkobanya sudah cukup umur seperti Nunung, dia wajibkan melaporkan dirinya sendiri agar bisa segera direhab.

Lengkap selengkapnya, masalah rehabilitasi diatur dalam Undang Undang Narkotika.

 

 

 

 

Dan disini ada proses asesmen yang wajib dijalani oleh para tersangka kasus narkoba, dimana proses asesmen itu ditangani oleh Badan Narkotika Nasional.

Kalau Ombudsman mengatakan, penjara tak akan cukup menampung para penyalah-guna narkoba.

Berarti Ombudsman tak paham Undang Undang.

Sebab ada tahapan asesmen yang akan menentukan, apa yang harus dilakukan terhadap orang yang ditangkap dalam kasus penyalah-gunaan narkoba.

Proses asesmen baru diketahui hasilnya setelah enam hari terhitung sejak penangkapan.

Orang yang ditangkap dalam setiap kasus penyalahgunaan narkotika harus melalui dua asesmen yaitu:

Asesmen pidana, yaitu menyangkut adanya keterlibatan pengguna dengan jaringan pengedar narkoba.

Dan Asesmen medis untuk mengetahui sejauh mana tingkat kecanduan pengguna terhadap obat-obatan terlarang.

Sementara mengenai tempat rehabilitasi ada beberapa pilihan. Bisa di kawasan Lido, Bogor Jawa Barat atau di Jakarta.

Sedangkan untuk berapa lama proses rehabilitasi dilaksanakan, akan sangat tergantung dari hasil asesmen.

Ombudsman mesti bisa membedakan antara masalah rehabilitasi dan masalah perang terhadap narkoba.

Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat narkoba.

Disini dibutuhkan ketangguhan aparat penegak hukum kita dalam memerangi jaringan dan kartel kartel narkoba.

Jadi untuk Ombudsman, jangan asal ngomong deh ahhh … (***)

 

 

Kritik Penangkapan Nunung, Ombudsman Perlu Baca Pasal 55 UU Narkotika

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Jakarta, Minggu 21 Juli 2019 (KATAKAMI) — Penangkapan dan penetapan statis tersangka terhadap Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, mendapat kritikan dari Ombudsman RI (ORI).

Ombudsman menyoroti standar baku rehabilitasi tahanan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Penangkapan Komedian Indonesia, Tri Retno Prayudati alias Nunung akan menambah daftar panjang penghuni lapas, jika sistem rehabilitasi belum menjadi program prioritas pemerintah dalam menangani perkara penyaahgunaan narkoba. Sebagaimana data saat ini jumlah penghuni lapas mengalami overcrowded, dengan 50% dari kurang lebih 250 ribu pelaku tindak pidana narkoba,” kata Anggota Ombudsma RI Ninik Rahayu, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/7/2019).

Ninik lantas mengimbau kepada seluruh penegak hukum, mulai Penyidik, Jaksa Penuntut Umum, dan Hakim supaya mengubah caranya ketika menangani perkara penyalahgunaan narkoba agar tidak maladministrasi pemidanaan.

Selain itu, Ninik menilai bahwa upaya melakukan perubahan pada pelaku penyalahgunaan lewat rehabilitasi juga belum efektif.

 

 

 

 

 

 

Tapi dalam hal rehabilitasi, semua diatur secara lengkap dalam Undang Undang yaitu Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Pasal 55 berbunyi sebagai berikut:

(1) Orang tua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur wajib melaporkan kepada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan/atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

(2) Pecandu Narkotika yang sudah cukup umur wajib melaporkan diri atau dilaporkan oleh keluarganya kepada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan/atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Mengacu pada Pasal 55 UU Narkotika maka pihak keluarga Nunung, dapat dipidana jika seandainya mereka tidak melaporkan bahwa Nunung pecandu narkotika.

Lebih rinci lagi diatur dalam Pasal 134 ayat 2 UU Natkotika bahwa keluarga dari pecandu narkotika sebagaimana dimaksud pada ayat 1 yang dengan sengaja tidak melaporkan pecandu narkotika tersebut dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).

Dalam kasus Nunung, saat ini Petugas Kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pun tengah memburu bandar narkoba yang memasok sabu kepada Nunung.

Mata rantai jaringan narkoba itu yang sedang ditelusuri.

Tidak ada yang salah dari proses penangkapan yang dilakukan para petugas dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

 

 

 

 

Jadi, berkenaan dengan masalah rehabilitasi, tampaknya kali ini Ombudsman kurang tepat kritiknya.

Rehabilitasi, ada diatur secara rinci dalam Undang Undang.

Dan Nunung, sebagai anggota Kelompok Lawak Srimulat, harusnya mengambil hikmah dari kasus-kasus penangkapan terhadap eks anggota Kelompok Lawak Srimulat yang terjadi sejak tahun 2000.

Nunung adalah anggota Srimulat kelima yang terjerat narkoba.

Sebelum Nunung, ada 4 anggota Srimulat yang tertangkap dan mendekam di penjara karena kasus Narkoba.

Yang pertama, ada Barata Nugraha alias Polo yang ditangkap pda tahun 2000 di kawasan Jakarta Pusat.

Kala itu, polisi menyita Sabu sebagai barang bukti. Polo pun dijatuhi hukuman penjara selama beberapa bulan.

Namun rupanya Polo tak jera, ia kembali ditangkap dengan kasus serupa pada 2004.

Yang kedua, ada ada Sudarmaji alias Doyok yang terjerat Narkoba pada tahun 2000.

Doyok dijatuhi hukuman pidana 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tangerang karena terbukti bersalah mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Untuk yang ketiga, ada Margono alias Gogon yang tertangkap menggunakan ekstasi pada 2007,

Ia ditangkap di tempat tinggalnya di kawasan Tangerang, Banten. Atas perbuatannya, Gogon harus mendekam di penjara selama 4 tahun.

Yang ke empat adalah Tessy yang ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Oktober 2014. Dari tangannya polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 1,6 gram.

Saat dalam perjalanan ke kantor polisi, Tessy malah muntah-muntah. Setelah diselidiki, ternyata Tessy meminum cairan pembersih lantai di kamar mandi saat polisi menggeledah kediamannya kala itu.

Kasus Tessy kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jawa Barat. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 10 bulan penjara terhadapnya dengan rehabilitasi di rumah sakit.

Pepatah mengatakan, pengalaman adalah guru yang terbaik.

Harusnya kisah pilu terhadap rekan-rekannya sesama komedian asal Srimulat menjadi pembelajaran untuk Nunung bahwa narkoba harus dijauhi. (***)

 

 

 

Mengulas Sosok Kombes Pol Iwan Kurniawan Dibalik Penanganan Kasus Ikan Asin

 

 

Oleh : Mega Simarmata

 

 

Jakarta, Jumat 12 Juli 2019 (KATAKAMI) — Hari ini salah satu berita yang mencuri perhatian publik di tanah air adalah kasus ikan asin, dimana ketiga tersangka dalam kasus ini ditahan oleh Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Ketiga tersangka itu adalah Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.

Pangkal persoalannya adalah pasutri youtuber Pablo Benua dan Rey Utami mewawancarai Galih Ginanjar untuk ditayangkan dalam vlog mereka.

Dalam wawancara itu, Galih mengejek bahwa mantan istrinya yaitu Fairuz A. Rafiq bau ikan asin dan mengidap keputihan.

Fairuz dibantu pengacara senior Hotman Paris Hutapea melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya untuk kasus pencemaran nama baik.

Polisi menetapkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui ITE. Saat ini keduanya masih diperiksa intensif sebagai tersangka di Polda Metro Jaya. .

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka Pasal 27 ayat (1) dan (3) UU ITE, juga Pasal 310, 311 KUHP”.

Dan hari ini, ketiganya resmi ditahan.

 

 

 

 

Saya ingin mengulas sosok Kombes Pol Iwan Kurniawan yang saat ini menjabat sebagai Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Ia dilantik oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono sebagai Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya pada tanggal 20 April 2019.

Dan saat lebaran kemarin, kami bertemu di kediaman dinas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Iwan sosok yang profesional dan cakap di bidangnya.

Sebelumnya, kami pun sudah pernah bertemu langsung di tahun 2016 silam.

Saat itu, Iwan masih menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan.

Saya sedang meliput jalannya sidang untuk kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Iwan hadir disana untuk pengamanan sidang.

Kala itu, saya datang menghampiri Iwan untuk sekedar memperkenalkan diri saya dan “say hello”.

 

 

 

 

 

Lewat tulisan ini, saya apresiasi Iwan Kurniawan dan jajarannya di Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Kasus Ikan Asin ini mendapat sorotan tajam di tengah masyarakat, terutama kalangan wanita yang merasa terpanggil secara moral membela dan memberi dukungan moril untuk Fairuz.

Pada hari dimana Fairuz dan Hotman Paris Hutapea datang ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan kasus Ikan Asin ini, saya Iwan Kurniawan.

Seperti biasa, saya hobi “mencereweti polisi polisi” untuk menyampaikan satu dan lain hal yang ingin saya utarakan pada mereka.

Mau siapa saja di Kepolisian, sudah sangat maklum tentang kebiasaan saya mencereweti atau memberitahu mereka tentang satu dan lain hal yang menarik di media massa atau di media sosial.

Kala itu Iwan merespon saya tentang kasus Ikan Asin ini tapi ia tak berkata banyak.

Yang perlu tetap dicermati oleh Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, mengapa bisa barang bukti terkait kasus Ikan Asin ini sudah tak ada dari kedua tersangka yaitu Pablo Benua dan Rey Utami, termasuk di kediaman mereka.

Pasutri ini adalah youtuber, dan bisa dikategorikan bagian dari kalangan selebriti.

Jika patut dapat diduga keduanya awam hukum, mengapa mereka bisa tahu bahwa keberadaan barang bukti untuk kasus ini sangat penting.

Alhasil, barang bukti kini tak ada.

Sehingga, salah satu alasan penahanan yang dilakukan hari ini adalah mencegah tindakan menghilangkan barang bukti.

 

 

 

 

Kasus Ikan Asin menjadi pembelajaran bagi kita semua masyarakat Indonesia.

Terutama untuk para youtuber yang saat ini VLOG YOUTUBE memang sangat diminati banyak kalangan, termasuk kalangan artis.

Seperti yang sering di ingatkan jajaran kepolisian, saring dulu sebelum sharing.

Menutup tulisan ini, bravo Polda Metro Jaya, khususnya jajaran Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Dan bravo Hotman Paris Hutapea, sang pengacara yang sukses membawa para pelaku terjaring proses hukum. (***)

 

 

 

MS

Selamat Ulang Tahun Kapolda Metro Jaya

 

 

Oleh: Mega Simarmata

 

Jakarta, Jumat 28 Juni 2019 (KATAKAMI) — Hari ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono genap berusia 54 tahun.

Pelaksanaan sidang putusan Mahkamah Konstitusi yang berlangsung sangat aman, tertib dan lancar pada hari Kamis 27 Juni kemarin, tampaknya menjadi “kado” tersendiri untuk Kapolda Metro Jaya yang kerap disebut dengan kode Metro 1.

Mengerahkan 47 ribu aparat keamanan gabungan untuk mengamankan sidang putusan MK, bukanlah hal yang mudah.

Tapi Gatot patut bersyukur karena semua anak buahnya di Polda Metro Jaya dan Polres jajaran, dapat bersinergi dengan sangat baik bersama aparat TNI, sehingga pelaksanakan tugas pengamanan menjadi sangat sukses.

Terutama jajaran Polres Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Kombes Pol Harry Kurniawan, yang berhasil mengamankan seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Jakarta Pusat.

 

 

 

 

 

Tiga institusi penting yang berkaitan erat dengan penyelenggaraan pemilu 2019, semua ada di wilayah Jakarta Pusat yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jadi bisa dibayangkan, bagaimana beratnya tanggung jawab Polres Jakarta Pusat selama ini.

Sehingga dalam setiap event, 2 orang yang ada di garis terdepan dalam hal pengamanan adalah Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Pusat.

Mereka membuktikan bahwa semua tugas pengamanan dapat dilaksanakan dengan sangat baik, utamanya bersinergi dengan jajaran TNI.

Termasuk dedikasi dan kinerja yang baik dari seluruh pasukan Brimob Nusantara yang dikirim dari berbagai Polda di tanah air untuk tugas BKO di Polda Metro Jaya dalam rangka pengamanan Pilpres.

Jakarta cerah dan sangat bersemangat hari ini, seiring dengan telah berakhirnya pertarungan politik di Mahkamah Konstitusi.

Semangat perdamaian dan persatuan yang kini harus di kedepankan oleh semua pihak.

Dan diatas semua itu, terimakasih TNI / POLRI yang telah bertugas dengan sangat baik mengamankan sidang putusan MK.

Terutama terimakasih kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dan seluruh jajarannya.

Selamat Ulang Tahun Bapak Kapolda Metro.

Wish you all the best !!!

 

 

 

MS

Selamat Untuk Kaisar Naruhito Dan Doa Terbaik Untuk Kaisar Lama Akihito

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

 

 

BLOG KATAKAMI, Rabu 1 Mei 2019 —  Hari ini secara resmi, Kerajaan Jepang memiliki Kaisar yang baru yaitu Naruhito.

Ia menggantikan sang ayah, Akihito, yang mengundurkan diri dan turun tahta pada hari Selasa 30 April 2019 kemarin.

Saya tak pernah ke Jepang.

Tapi Jepang memiliki keterikatan sejarah dengan saya.

Kakek saya yang bernama Somuntul Bungajalan Pasaribu, pernah 18 kali bolak balik dipenjara oleh tentara Jepang pada masa penjajahan.

Kakek saya menikah dengan Tamelan boru Naibaho, dan memiliki 2 orang putri yaitu Rusli Aminah boru Pasaribu (ibu saya) dan Siti Maria Magdalena boru Pasaribu (Tante saya).

Tante saya, Maria, menikah dengan Raja Patuan Sori Sinambela, cucu kandung Raja Sisingamangaraja ke 12.

 

 

Di tahun 2014 yang lalu, saya dan kakak perempuan saya mengirim surat kepada Pemerintah Jepang melalui Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Kami memberitahukan bahwa kakek kami adalah korban penyiksaan tentara Jepang di masa penjajahan dulu.

Dan ibu saya sebagai anak, masih hidup.

Surat kami dibalas secara resmi oleh Pemerintah Jepang melalui Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Pemerintah Jepang menyampaikan permohonan maaf untuk apa yang telah dialami oleh kakek kami pada masa penjajahan dulu.

Sekaligus mendoakan kesembuhan untuk ibu kami yang kala itu sedang sakit.

 

 

 

Saya terkesan atas kejujuran dan kerendahan hati Pemerintah Jepang untuk menyampaikan permohonan maaf atas penyiksaan yang dialami oleh kakek saya pada masa penjajahan.

Memang, selama 18 kali dipenjara, kakek saya disiksa secara keji.

Tapi itu adalah kenangan.

Potongan sejarah dalam lembaran kehidupan kami sekeluarga.

Lalu pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, kakek saya diangkat menjadi salah seorang pahlawan, dengan predikat sebagai PERINTIS KEMERDEKAAN.

Mengakhiri tulisan ini, saya menyampaikan ucapan selamat kepada Kaisar Jepang yang baru, Naruhito, Permaisuri Masako, Putri Aiko, dan seluruh rakyat Jepang.

Doa terbaik dari saya untuk Kaisar yang lama, Akihito, dan Permaisuri Michiko, agar senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang dan kebahagiaan.

Terimakasih untuk sepucuk surat yang dikirimkan di tahun 2014.

ありがとうございました

Arigatogozaimashita

Beberapa bulan setelah menerima surat itu, ibu saya wafat tanggal 4 Oktober 2014 karena sakit.

Tak ada dendam atau sakit hati pada diri ibu saya atas apa yang pernah dialami ayahnya pada penjajahan Jepang.

Sebab warga negara manapun, akan dengan bangga berjuang untuk kemerdekaan dan kejayaan negaranya masing masing.

Salam dari Jakarta.  (***)

 

 

 

 

MS

 

 

Trump Dan iPhone 7 Kesayangannya

 

Oleh: Mega Simarmata

 

 

Blog Katakami, Minggu 31 Maret 2019 — Mungkin, hanya Donald Trump satu-satunya Kepala Negara didunia ini, yang paling hobi menggunakan Twitter.

Ia tidak pernah absen meramaikan dunia pertwitteran sejak sebelum jadi Presiden.

Kalau sebelumnya, ponsel yang digunakan Trump adalah Handphone Android Samsung Galaxy S4, kini Presiden AS yang ke 45 ini menggunakan iPhone 7.

Untuk membujuk Trump agar mau menukar ponsel jadulnya ke ponsel yang lebih canggih, cukup membutuhkan waktu yang lama setelah ia resmi menjabat sebagai presiden.

Diawal awal menjadi Presiden, Trump masih menggunakan ponsel Samsung Galaxy S4.

Akan tetapi, dua bulan sejak ia berkantor di Gedung Putih, Trump merelakan ponsel jadul kesayangannya ditukar menjadi iPhone.

Tak ada yang bisa melarang Trump ngetweet sebab ia memang sangat fanafik menggunakan Twitter.

Ia mulai mengggunakan twitter sejak tahun 2009 dan memiliki pengikut sebanyak 59,4 juta di akun twitternya @RealDonaldTrump. (***)

Presiden Korsel Mulai Kunjungan Ke Brunei Darussalam, Malaysi Dan Kamboja

 

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

 

Blog Katakami, Minggu 10 Maret 2019 — Presiden Korea Selatan Moon Jae-in didampingi Ibu Negara Kim Jung-sook pada hari Minggu (10/3) ini telah berangkat untuk memulai tur ke tiga negara Asia Tenggara yaitu Brunei Darussalam, Malaysia dan Kamboja.

Menjelang keberangkatan, Moon mengatakan tentang pentingnya ikatan Korea Selatan dengan negara-negara Asia Tenggara.

“Pada kesempatan perjalanan ini (saya) akan membuat jarak antara Korea Selatan dan ASEAN bisa menjadi semakin dekat, dan meningkatkan pertukaran budaya,” kata Moon dalam sebuah pesan yang dipostingnya di media sosial.

Ia juga mengatakan bahwa “masa depan adalah era Asia.”

Moon memulai kunjungan pertamanya di Brunei Darussalam.

Ia akan tiba di Bandar Seri Begawan pada hari Minggu.

Kemudian hari Senin (11/3) Presiden Moon akan diterima oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Hari Selasa (12/3), Moon akan memulai kunjungan tiga hari ke Malaysia dan dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada hari Rabu (13/3).

Moon juga akan menghadiri acara makan malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Sultan Abdullah dari Pahang, raja yang memerintah di Malaysia saat ini.

Pada Kamis (14/3), Moon akan melakukan kunjungan di Kamboja dan akan diterima oleh Perdana Menteri Hun Sen. (***)