​Kilas Balik Dari Panggung Republican National Convention Yang Sangat Hebat

Republican National Convention

Republican National Convention

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

Jakarta, Jumat 22 Juli 2016 (KATAKAMI) —- Berakhirlah sudah 4 hari penyelenggaraan Konvensi Partai Republik atau Republican National Convention yang berlangsung di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.

Inilah acara puncak dari penjaringan kandidat calon presiden dari Partai Republik.

Dari ke 17 kandidat calon presiden yang mendaftar, akhirnya Konvensi Nasional Partai Republik menetapkan bahwa Donald J. Trump adalah nominasi calon presiden.

Tak ada yang buruk dari konvensi ini.

Semua sempurna sejak hari pertama hingga hari ke-empat.

Semua keren.

Semua membanggakan dan mengharukan.

Bagi seorang jurnalis asing yang secara khusus memperhatikan tentang Partai Republik dan Pilpres Amerika Serikat, saya berpendapat bahwa konvensi ini sangat hebat.

Jangan lihat yang terjadi di jalanan atau di luar gedung.

 

 

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

 

 

Tapi lihat dan dengarlah apa yang terjadi di arena atau di dalam gedung.

Simak kata demi kata yang disampaikan oleh pembicara demi pembicara selama 4 hari.

Sejak hari pertama, konvensi ini sudah sangat mengagumkan.

Terutama dari penyusunan tentang siapa saja yang jadi pembicara.

Semua pembicaranya HEBAT.

Yang dipermanis dengan tampilnya ke 4 anak-anak dari Donald Trump sebagai pembicara yang di selang seling kemunculannya yaitu Don, Tifanny, Eric dan Ivanka.

Barron Trump, anak Donald Trump dan Melania juga naik ke atas panggung di penghujung acara pada hari ke 4.

Mike Pence yang menjadi calon wakil presiden juga berbicara sangat hebat.

Terlebih saat Mike Pence memperkenalkan ibunya yang sudah sepuh, Nancy, yang hadir di konvensi ini.

Sang ibu tak kuasa menahan haru dan sungguh terkejut karena semua pengunjung satu stadion memberikan tepuk tangan meriah ketika Mike Pence memberitahu bahwa ibunya hadir.

 

 

Benghazi Survivors

Benghazi Survivors

 

 

Saya mencatat beberapa hal sangat menarik dari konvensi ini.

Antara lain tampilnya kedua orang Benghazi Survivors, Mark Geist dan John Tiegen.

Mereka ini adalah 2 diantara 6 orang Pasukan Khusus US NAVY SEAL yang bertugas menjaga Kantor Konsulat Amerika Serikat saat diserang kelompok Radikal Islam tanggal 11 September 2012.

Selama 13 jam, permintaan Kantor Konsulat kepada Kemenlu Amerika Serikat (saat itu masih dipimpin Hillary Clinton) agar segera diberi pertolongan, samasekali tak digubris oleh Hillary Clinton.

Mark Geist dan John Tiegen adalah eks pasukan US NAVY SEAL yang menjadi saksi hidup untuk kasus Benghazi di Libya tanggal 11 September 2012, dimana Kantor Konsulat Amerika Serikat diserang oleh Kelompok Radikal Islam.

Duta Besar AS Christopher Stevens dan 3 Warga Negara Amerika Serikat tewas pasca serangan terhadap kantor Konsulat AS di Benghazi, Libya.

Ketiga Warga Negara AS yang ikut tewas terbunuh adalah:

Sean Smith, pejabat Kemenlu AS yang bekerja di Kantor Konsulat AS di Benghazi.

Kemudian, 2 anggota Pasukan Khusus US NAVY SEAL yaitu Tyrone Woods dan Glen Doherty, juga tewas dalam serangan di Benghazi.

Kehadiran Mark Geist dan John Tiegen untuk menjadi pembicara dalam acara Konvensi Nasional Partai Republik semakin memperjelas betapa sangat fatal dan sangat memalukannya kesalahan Hillary Clinton dalam kasus Benghazi.

 

 

 

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

 

Selanjutnya yang menarik buat saya dari Konvensi Partai Republik ini adalah saat Partai Republik menghadirkan berturut turut 3 orang anggota mereka yang sedang menjabat di Kongres Amerika untuk menjadi pembicara dalam konvensi ini yaitu Mitch McConnell, Paul Ryan dan Kevin McCarthy.

Mitch McConnell adalah Ketua Senat.

Paul Ryan adalah Ketua DPR.

Kevin McCarthy adalah Ketua Fraksi Mayoritas Partai Republik di Kongres Amerika.

Wibawa dan bersatunya Partai Republik ditunjukkan dengan menghadirkan ketiga orang ini sebagai pembicara.

Partai Republik sejak 2 tahun terakhir memang menguasai Kongres Amerika secara mayoritas.

Jika nanti jika Donald Trump menang dalam Pilpres tanggal 8 November mendatang, dibarengi juga dengan prestasi Partai Republik secara mayoritas di Kongres Amerika maka sempurnalah kemenangan mereka.

 

 

 

 

Gubernur New Jersey Chris Christie saat berbicara dalam acara Konvensi Partai Republik. Hadirin bersemangat menjawab bahwa Hillary Clinton memanh bersalah dalam banyak kasus. Foto paling bawah adalah saat anggota Fraksi Partai Republik, Trey Gowdey saat mencecar Direktur FBI James Comey ketika dipanggil oleh DPR Amerika untuk kasus Skandal Email Hillary Clinton yang banyak membocorkan informasi rahasia bersifat classified information

Gubernur New Jersey Chris Christie saat berbicara dalam acara Konvensi Partai Republik. Hadirin bersemangat menjawab bahwa Hillary Clinton memanh bersalah dalam banyak kasus. Foto paling bawah adalah saat anggota Fraksi Partai Republik, Trey Gowdey saat mencecar Direktur FBI James Comey ketika dipanggil oleh DPR Amerika untuk kasus Skandal Email Hillary Clinton yang banyak membocorkan informasi rahasia bersifat classified information

 

 

Saya juga tertarik saat menyaksikan Gubernur New Jersey, Chris Christie saat tampil sebagai pembicara dalam konvensi ini.

Hillary Clinton langsung naik pitam dan mengamuk kesetanan setelah melihat penampilan Chris Christie.

Sebab, satu stadion yang hadir antusias menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari Chris Christie tentang bersalah atau tidaknya Hillary Clinton dalam kasus-kasus kontroversial.

Setiap Chris Christie bertanya kepada seluruh hadirin, bersalah atau tidak bersalahkah Hillary?

Semua orang didalam stadion menjawab: Bersalahhhhhhhhh!!!!!!

Lock her up. Lock her up. Lock her up.

Semua berteriak seperti itu.

Mereka ingin Hillary Clinton segera di borgol dan dimasukkan ke dalam penjara.

Cara Chris Christie bertanya, sama nuansanya saat beberapa minggu lalu Direktur FBI James Comey dipanggil ke Kongres untuk di interogasi dalam Skandal Email Hillary Clinton.

Direktur FBI James Comey dipanggil ke Kongres tanggal 7 Juli 2016.

Trey Gowdey dari Fraksi Partai Republik bertanya kepada Direktur FBI dengan gaya seperti Chris Christie.

Tetapi kalimat yang digunakan Trey Growdey bukan bersalah atau tidak bersalah.

Trey mengajukan banyak pertanyaan kepada Direktur FBI, dan diakhir pertanyaannya selalu diakhiri dengan kalimat, “Apakah yang diucapkan Hillary Clinton benar atau tidak?”.

Dan dijawab oleh Direktur FBI, “Tidak Benar”.

Direktur FBI menegaskan berkali kali bahwa Hillary banyak berbohong.

Misalnya, Trey Growdey bertanya, Hilllary Clinton berulang kali mengatakan bahwa ia tidak pernah membocorkan email yang berisi tentang classified information, apakah itu benar atau tidak benar?

Direktur FBI James Comey menjawab, “Tidak benar. Sesungguhnya Secretary Clinton banyak mengirimkan email yang berisi tentang classified information”.

Maka saat Chris Christie berpidato dan bertanya kepada semua hadirin apakah Hillary Clinton bersalah atau tidak bersalah, saya teringat pada Trey Gowdey saat mencecar Direktur FBI James Comey tanggal 7 Juli lalu.

 

 

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

Para pembicara dalam acara Republican National Convention

 

 

Hal lain yang menarik dari konvensi Partai Republik adalah Pidato Melania Trump.

Kemudian pidato dari Don, Tiffany, Eric dan Ivanka Trump.

Selanjutnya pidato Mike Pence dan Donald Trump.

Tapi pidato yang disampaikan semua pembicara selama 4 hari, tak ada yang tak bagus.

Itu sebabnya saya menyebut bahwa konvensi ini sangat sempurna kehebatannya.

Partai Republik telah sukses menunjukkan betapa sangat mengagumkannya saat mereka bersatu.

Partai ini memang sangat memukau.

Dan mereka layak berbangga hati karena semakin lama, Donald Trump semakin membanggakan.

America First.

Make America Safe Again

Make America Strong Again.

Make America Proud Again.

Make America America Again.

Make America Great Again.

Inilah kalimat demi kalimat yang diucapkan berulang-ulang kali dan membahana sangat keras sepanjang 4 hari penyelenggaraan.

 

 

Para pembicara acara Republican National Convention

Para pembicara acara Republican National Convention

 

 

Cleveland menjadi saksi hidup tentang suksesnya konvensi ini.

Cleveland menjadi saksi hidup tentang bersatunya Partai Republik.

US Presidential Election akan diselengggarakan tanggal 8 November 2016.

Untuk menuju ke Pilpres, Donald Trump harus berdebat dulu dengan Hillary Clinton.

Debat capres edisi perdana akan dilaksanakan di New York tanggal 26 September 2016.

Dua bulan menjelang debat capres, Donald Trump dan Mike Pence akan disibukkan dengan kampanye.

Usai sudah acara yang sangat hebat di kota Cleveland.

Selama empat hari, puluhan ribu orang sangat bersemangat, berbahagia dan sudah menjalani betapa indahnya kebersamaan dan persatuan.

Jika tangan Tuhan sudah bekerja, semua akan menjadi indah.

Contohnya adalah Konvensi Nasional Partai Republik ini.

Dan puncaknya nanti, semua hal indah dari konvensi ini akan menjadi lengkap dengan kemenangan Donald Trump dan Mike Pence di bulan November nanti.

Kemenangan itu hanya soal waktu.

Tak akan lama lagi.

Hallelujah. I’m with you!   (****)

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: