​Jatuh Bangun Hillary Clinton Di Panggung Pertarungan Politik Versus Donald Trump

Hillary Clinton dan Donald Trump

Hillary Clinton dan Donald Trump

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

Jakarta, Jumat 16 September 2016 (KATAKAMI) —-  Ketika kita di Indonesia sudah memasuki hari Jumat.

Di Amerika Serikat masih hari Kamis.

Dan di hari Kamis 15 September 2016, nominasi capres dari Partai Demokrat Hillary Clinton kembali berkampanye setelah 5 hari cuti sakit.

Ia sempat kepanasan, jatuh pingsan dan akhirnya diumumkan menderita Pneumonia atau radang paru-paru basah saat menghadiri peringatan 15 tahun Serangan Nine Eleven (9/11) di Grand Zero, New York City.

Beberapa hari sebelumnya, Hillary juga terserang batuk kronis saat berkampanye di Clevekand, Ohio.

Dan sekarang setelah 5 hari cuti sakit, Hillary kembali berkampanye di North Carolina.

Dalam kampanyenya, Hillary mengutip sebuah judul lagu dari James Brown:

“I FEEL GOOD”.

 

 

Donald Trump

Donald Trump

 

 

 

Sementara nominasi dari Partai Republik, Donald Trump, yang kondisi kesehatannya memang sangat prima luar biasa, setiap hari selalu berkegiatan yang sangat  positif dan mengagumkan untuk kepentingan kampanyenya.

Sepekan terakhir ini Donald Trump berkampanye di Florida, Ohio, Iowa, North Carolina dan New Hampshire dengan jumlah massa pendukung yang hadir mencapai belasan ribu orang.

Dalam sepekan terakhir ini, Donald Trump juga tampil dalam 2 program talkshow televisi yaitu bersama Dr. Oz dan Jimmy Fallon.

Pada acara talkshow Dr. Oz, Donald Trump membawa hasil pemeriksaan medical recordnya yang terbaru. Semua dinyatakan normal dan sehat.

Sedangkan pada acara Jimmy Fallon, Donald mengizinkan sang pembawa acara yaitu Jimmy Fallon yang iseng ingin memegang dan mengacak-acak rambut Donald Trump.

Semua tertawa, senang, takjub dan kagum pada kecuekan Donald Trump ketika rambut emasnya diacak-acak.

 

 

Hillary Clinton berkampanye di North Carolina, Kamis 15 September 2016

Hillary Clinton berkampanye di North Carolina, Kamis 15 September 2016

 

 

 

Apa yang bisa saya sampaikan mengenai perkembangan politik di Amerika Serikat?

Pada bulan Juli lalu, Partai Demokrat dan Partai Republik, sudah sama-sama menggelar Konvensi Nasional yang merupakan puncak dari rangkaian penjaringan capres yang mereka gelar sejak setahun terakhir.

Partai Demokrat menggelar Konvensi Nasional di Philadelphia.

Partai Republik menggelar Konvensi Nasional di Cleveland, Ohio.

Kedua partai politik tadi sudah menetapkan dan mengesahkan nominasi capres mereka.

Partai Demokrat menetapkan Hillary Clinton sebagai nominasi capres.

Partai Republik menetapkan Donald Trump sebagai nominasi capres.

Sekarang sudah memasuki akhir bulan September.

Sebentar lagi sudah akan masuk bulan Oktober.

Pilpres di Amerika akan diselenggarakan tanggal 8 November 2016.

Artinya apa?

Saat ini pertarungan sudah harus fokus pada masing-masing individu yang telah ditetapkan oleh partai mereka menjadi nominasi capres dan nominasi cawapres.

Hillary Clinton versus Donald Trump sebagai capres.

Mike Pence versus Tim Kaine sebagai cawapres.

 

 

Kampanye kepresidenan Donald Trump dalam sepekan terakhir di Ohio dan Iowa.

Kampanye kepresidenan Donald Trump dalam sepekan terakhir di Ohio dan Iowa.

 

 

 

 

Sudah tidak mungkin dilakukan pergantian nominasi capres.

Ini penting untuk menjadi catatan Partai Demokrat yang sangat galau dan kasak kusuk tidak karuan selama 2 minggu terakhir.

Wacana mengganti Hillary Clinton adalah wacana omong kosong yang harus dihindari.

Jangan ada yang memancing di air keruh.

Hormati proses yang sudah berjalan selama 1 tahun ini.

Suka atau tidak suka, siapapun yang ingin menjadi capres, harus melewati proses itu sejak awal yaitu sejak tahun lalu.

Tidak bisa dan jangan ujug-ujug ingin jadi capres dengan cara sikut sana sikut sini.

Solidlah sebagai sebuah partai politik.

 

 

 

Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio, Juli 2017

Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio, Juli 2016

 

 

 

Bandingkan dengan Partai Republik.

Dalam internal partai mereka, yaitu sebelum digelar Konvensi Nasional di Cleveland, Ohio, sempat terjadi silang pendapat.

Tapi akhirnya apa?

Semua satu kata, satu kesepakatan, satu hati dan satu pikiran untuk mendukung Donald Trump.

Jangan dirusak tatanan dan komposisi capres dan cawapres yang sudah ada saat ini.

Jangan ada yang licik dan jangan ada yang bermanuver.

Hormati Hillary Clinton sebagai nominasi capres.

Kalau yang ingin dipermasalahkan adalah masalah kesehatan Hillary Clinton yang menurun dan sangat amat memburuk akhir-akhir ini.

Kenapa baru sekarang DNC atau Democratic National Committee mempermasalahkan kesehatan Hillary Clinton?

Selama ini DNC kemana saja?

Sudah terlambat untuk mau memakai alasan kesehatan dalam rangka mengganti posisi Hillary Clinton sebagai nominasi capres.

Mengapa tidak dari awal DNC mewajibkan setiap peserta memeriksakan kesehatannya?

Sekarang sudah tidak boleh kasak kusuk hendak menjatuhkan nominasi capres dari partainya sendiri.

 

 

 

 

Hillary Clinton saat meninggalkan peringatan 15 tahun Serangan 9/11 di Grand Zero, New York, Minggu 11 September 2016

Hillary Clinton saat meninggalkan peringatan 15 tahun Serangan 9/11 di Grand Zero, New York, Minggu 11 September 2016

 

 

 

Sekali lagi, hormati keputusan Konvensi Nasional Partai Demokrat yang telah menetapkan Hillary Clinton sebagai nominasi capres.

Jangan dijatuhkan.

Jangan dicurangi.

Jangan mendadak diganti secara sepihak.

Amerika Serikat harus sangat menjaga wibawa dan kehormatan negara mereka.

Tak akan ada yang bisa menyangkal bahwa Amerika Serikat adalah salah satu negara terhebat di planet ini.

Pergantian kepemimpinan nasional memang lazim dilakukan setiap 4 tahun sekali sesuai konstitusi.

Presiden Obama sudah menjabat selama 8 tahun yaitu menguasai White House untuk 2 periode.

Masak masih kurang?

 

 

 

 

Donald Trump, nominasi capres Partai Republik, saat menghadiri peringatan 15 tahun Serangan 9/11 di Grand Zero, New York, Minggu 11 September 2016

Donald Trump, nominasi capres Partai Republik, saat menghadiri peringatan 15 tahun Serangan 9/11 di Grand Zero, New York, Minggu 11 September 2016

 

 

 

Biarkan Hillary Clinton bertarung sesuai kemampuannya melawan Donald Trump.

Mereka yang harus berhadap-hadapan secara langsung.

Yang lain jangan bikin recok.

Apalagi kasak kusuk di belakang layar.

Antar pendukung Hillary dan Donald mau perang di media sosial, tidak apa-apa.

Ini memang saatnya berperang.

Apalagi perangnya hanya di media sosial.

Adu kreativitas.

Adu meme.

Adu kritik.

Biarkan saja sebab suasana pertarungan ini akan tetap berlangsung sampai hari pencoblosan tanggal 8 November 2016.

Bahkan debat capres yang pertama akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2016 di New York City.

Dua debat capres berikutnya akan digelar pada bulan Oktober 2016.

Rakyat Amerika yang nanti harus memilih pada tanggal 8 November 2016.

Siapa Presiden yang mereka kehendaki untuk memimpin selama 4 tahun ke depan.

Hillary Clinton atau Donald Trump?

Hillary yang belakangan sakit-sakitan.

Atau Donald yang kondisi kesehatannya sangat amat prima.

Biarkan rakyat yang memutuskan.

Panggung pertarungan ini adalah untuk 2 nama yang sudah sangat jelas pilihannya:

Mau memilih Hillary Clinton?

Atau mau memilih Donald Trump?

Biarkan rakyat Amerika yang memutuskan.  (****)

 

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: