​Setelah 2,5 Bulan, Direktur FBI James Comey Dipanggil Lagi Ke Kongres

Direktur FBI James Comey

Direktur FBI James Comey

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

Jakarta, Rabu 28 September 2016 (KATAKAMI) — Pertemuan terakhir Direktur FBI James Comey dengan Komite Peradilan DPR Amerika Serikat adalah pada tanggal 7 Juli 2016.

Ketika itu, fokus pertanyaan dalam hearing dengan Direktur FBI adalah mengenai Skandal Email Hillary Clinton.

Sebab kedatangan Direktur Comey ke Capitol Hill, sangat dekat waktunya dengan pemanggilan Hillary Clinton ke Markas FBI di New York City.

Hillary dipanggil ke Markas FBI cabang New York pada tanggal 4 Juli 2016.

 

 

Direktur FBI James Comey

Direktur FBI James Comey

 

 

Direktur FBI James Comey menggelar konferensi pers mengenai penanganan kasus Skandal Email Hillary Clintin pada tanggal 5 Juli 2016.

Dilanjutkan rapat dengar pendapat atau hearing antara Direktur FBI James Comey dengan Komite Peradilan DPR Amerika Serikat pada tanggal 7 Juli 2016.

Kini, Direktur Comey akan dipanggil lagi ke Capitol Hill.

Menurut rencana, Direktur FBI James Comey akan diundang mengikuti hearing pada hari Selasa tanggal 28 September 2016 mulai jam 9 pagi.

Hearing dengan Direktur FBI ini akan disiarkan langsung dengan beragam topik pembahasan, diantaranya adalah soal isu terorisme dan perkembangan investigasi Kasus Skandal Email Hillary Clinton.

Buat saya yang memang memperhatikan isu-isu ini, rencana kedatangan Direktur Comey cukup menarik.

Dari tenggat waktu 7 Juli 2016 sampai 28 September,  FBI sudah merilis perkembangan kasus email kepada media.

 

 

Anggota Komite Peradilan DPR Amerika Serikat dari Partai Republik: Jason Chaffetz, Trey Gowdey dan Jim Jordan

Anggota Komite Peradilan DPR Amerika Serikat dari Partai Republik: Jason Chaffetz, Trey Gowdey dan Jim Jordan

 

 

 

Akan menjadi lebih berbobot jika rilis-rilis FBI itu yang didalami oleh para anggota dewan, utamanya dari Partai Republik yang duduk di komite tersebut.

Diantaranya dalam komite itu ada Jason Chaffetz, Trey Gowdey dan Jim Jordan.

Saya memprediksi perkembangan investigasi kasus email Hillary Clinton akan mendominasi hearing ini.

Sebab Direktur Comey memang harus didorong untuk lebih tegas.

Jika, Mantan Direktur CIA David Petraeus bisa diberhentikan karena membocorkan 1 informasi yang kategorinya CLASSIFIED INFORMATION.

Mengapa Hillary bisa diistimewakan?

Padahal menurut FBI, Hillary sudah membocorkan begitu banyak informasi yang sifatnya classified information dan top secret.

Jika FBI memang mengetahui bahwa didalam email yang dihapus Hillary (33.000 email + 15.000 email), terdapat informasi yang bersifat classified information dan top secret), apa isi email yang dihapus itu?

Tentang apa, membicarakan apa, dari siapa dan untuk siapa informasi berkategori classified information dan top secret yang dibocorkan itu?

 

 

Serangan Benghazi 2012

Serangan Benghazi 2012

 

 

 

Lalu kalau FBI mengumumkan bahwa diantara email yang dibocorkan itu adalah email tentang Serangan Benghazi 2012, apa saja isi email yang dihapus Hillary soal Benghazi?

Sebab FBI telah mengumumkan bahwa email-email tentang Benghazi yang dihapus Hillary, sudah dipulihkan oleh FBI dan kini sudah ada di tangan FBI.

Sebab yang dibocorkan Wikileaks, hanya ketahuan email tentang Benghazi adalay saat pembantu Hillary Clinton bernama Huma Abedin mengirim email kepada Hillary pada tanggal 13 September 2012.

Email ini dikirimkan sehari setelah Kedutaan Besar Amerika dan Markas CIA diluluh-lantakkan teroris di Benghazi.

Empat orang tewas dalam serangan itu yaitu Duta Besar Chris Stevens, Sean Smith, Glen Doherty dan Tyrone Woods.

Huma Abedin malah mengirim email untuk Hillary Clinton sehari setelah tragedi itu dengan mengatakan:

“Saya berikan anda kredit (nilai tambah) untuk demonstrasi damai yang terjadi di Benghazi”.

Peacefull riot, itu istilah yang digunakan Huma Abedin kepada Hillary Clinton.

 

 

 

Humas Abedin

Humas Abedin

 

 

Penggunaam istilah “Peaceful Riot” oleh Huma Abedin adalah penghinaan terhadap kehormatan Amerika Serikat sebagai sebuah bangsa dan sebagai sebuah negara yang sesungguhnya begitu terhormat.

Ia menyebut serangan teroris ke Kediaman Duta Besar dan ke Markas CIA adalah sebuah “Peaceful Riot”.

Harga diri Amerika seolah dikoyak-koyak.

4 Orang Amerika mati terbunuh dalam serangan itu, dua diantaranya yaitu Chris Stevens dan Sean Smith, mati karena terkurung kepungan api karena ratusan teroris membakar kediaman Duta Besar.

Dan semua itu disebut Peaceful Riot?

Setengah mati Pasukan Keamanan Amerika Serikat di Maekas CIA Benghazi bertarung selama 13 jam, tapi dianggap perjuangan mereka dianggap angin lalu dan disepelekan?

Saya saja sebagai jurnalis asing yang menjadi pemerhati, sungguh tak paham terhadap atas pemberian ucapan selamat dan apresiasi Huma Abedin terhadap Hillary Clinton atas apa yang terjadi di Benghazi.

Sebab pada faktanya, 600 kali Duta Besar Chris Stevens mencoba menelepon Hillary Clinton pada malam serangan itu untuk meminta pertolongan, tapi Hillary tak bersedia menjawab teleponnya.

Kemudian akhirnya Chris Stevens mati terbunuh.

Mengapa email Huma Abedin ini penting disimak?

Sebab ia telah mencederai kehormatan dan mengusik perasaan rakyat Amerika sebagai sebuah bangsa dan sebagai sebuah negara yang terhormat.

Huma Abedin ini perlu sesekali diinapkan di Gitmo.

 

 

 

Direktur FBI James Comey (nomor 1 dari kiri)

Direktur FBI James Comey (nomor 1 dari kiri)

 

 

 

Maka, dalam hearing antara FBI dan Komite Peradilan DPR Amerika pada hari Selasa 28 September 2016, Direktur Comey harus ditanya apalagi isi email tentang Benghazi yang dihapus Hillary Clinton?

Mengapa itu perlu ditanya?

Sebab publik harus tahu kebenaran yang sesungguhnya.

Hillary selalu mengaku bahwa semua email yang dihapus itu adalah mengenai kursus yoga dan persiapan pernikahan Chelsea Clinton.

Tapi pada faktanya, beragam email spektakuler tentang isu keamanan negara ikut dimusnahkan.

Harus ada sesuatu yang baru dan berguna pada hearing terbaru  ini.

 

 

Trey Gowdy dan Jim Jordan

Trey Gowdy dan Jim Jordan

 

 

 

 

Para anggota DPR yang sangat vokal dari Partai Republik yang duduk di komite ini, antara lain Jason Chaffetz, Trey Gowdy dan Jim Jordan, harus fokus, pincah, agresif dan pintar menggali informasi dari Direktur Comey.

Kejar terus.

Dan saya sebagai jurnalis asing yang memperhatikan isu-isu Amerika.

Saya paling suka melihat mimik wajah Jim Comey kalau sudah kelihatan serius menjelaskan soal kasus Skandal Email Hillary Clinton.

Sebab Jim Comey selalu mampu untuk mengurai keterangannya dengan cerdas.

Dia sangat tenang tapi semua penuturannya begitu runtut dan alurnya jelas.

Tidak berbelit-belit tapi kena pada sasaran.

 

 

 

Hearing FBI dan Komite Peradilan DPR Amerika

Hearing FBI dan Komite Peradilan DPR Amerika

 

 

Kekurangan Jim Comey dan FBI cuma satu yaitu tak kunjung tiba pada satu kesimpulan bahwa pelaku penghapusan email itu sudah bisa dinyatakan terindikasi bersalah.

Jadi, mari kita tunggu apa hasil pertemuan Komite Peradilan DPR Amerika Serikat dalam hearing terbaru mereka dengan Direktur FBI James Comey.

Trey Gowdey: Was that true, Director Comey?

James Comey: That is not true !!!  (****)

 

 

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: