​Kode Curang Hillary Dan Sungguh Memalukan Kebijakan Komisi Debat Capres Amerika

Karikatur debat capres

Karikatur debat capres

 

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

Jakarta, Sabtu 1 Oktober 2016 (KATAKAMI) — Mari kita layangkan ingatan kita saat Indonesia menggelar rangkaian kampanye untuk Pilpres 2014.

Dua televisi swasta nasional bertarung di panggung politik Indonesia.

Metro TV milik Surya Paloh menjadi media pemenangan dan tim sukses pasangan capres dan cawapres, Jokowi dan Jusuf Kalla.

TV One milik Aburizal Baktie menjadi media pemenangan dan tim sukses pasangan capres dan cawapres, Prabowo dan Hatta Rajasa.

Saat Megawati dan PDIP menggelar acara di Teuku Umar, pernah TV One di usir dan dilarang meliput karena merupakan media pemenangan dan tim sukses Prabowo-Hatta.

Saat usai mencoblos di TPS rumahnya di kawasan Hambalang, Prabowo ke kediamannya.

Prabowo kecewa melihat rombongan Metro TV milik Surya Paloh dan jaringan media milik James Riady ikut masuk ke rumahnya.

Bahkan mereka ini memang sengaja didatangkan untuk membuat Prabowo emosi.

Tapi yang menjadi perbedaan, Prabowo tak pernah mengusir dan tak pernah melarang Metro TV dan jaringan media milik James Riady untuk meliput.

Jadi kalau Megawati dan PDIP mengusir kasar media televisi yang dianggap tim sukses lawan politik.

Prabowo tidak pernah mengusir dan tidak pernah melarang media manapun meliput.

Tapi Prabowo sempat emosi karena ia tidak terima, terus menerus dipojokkan oleh sejumlah media televisi milik Surya Paloh dan James Riady yang menjadi tim sukses lawan politik.

 

 

 

 

Donald Trump dan Hillary Clinton dalam debat capres pertama

Donald Trump dan Hillary Clinton dalam debat capres pertama

 

 

 

Sekarang mari kita beralih ke topik perkembangan politik di Amerika Serikat.

Debat capres akan di gelar sebanyak 3 kali sebelum tiba pada hari pencoblosan tanggal 8 November mendatang.

Debat capres pertama sudah dilakukan tanggal 26 September 2016.

Disinilah letak kerusakan dan sangat memalukannya kebijakan dari Komisi Debat Capres Pemerintah Amerika Serikat.

Yang menjadi tuan rumah debat capres pertama adalah stasiun televisi NBC dengan moderator Lester Holt yang sehari-hari menjadi anchor di Stasiun Televisi NBC.

Stasiun Televisi NBC, dan CNN adalah media pemenangan serta tim sukses untuk Hillary Clinton sejak setahun terakhir.

Khusus CNN, lebih khusus lagi ceritanya.

Presiden Direktur CNN menikah dengan Mantan Wakil Sekretaris Hillary Clinton.

Lalu dalam debat capres pertama, sang moderator yaitu Lester Holt memberikan pertanyaan yang komposisinya berbeda.

Setelah kini dihitung, Lester bertanya dan mendebat Donald Trump tiga kali lipat lebih banyak jumlahnya, dibanding sang moderator bertanya kepada Hillary Clinton.

Moderator Lester Holt menjadi pecundang tunggal yang memegang kendali mendebat dan membombardir Donald Trump dengan pertanyaan yang 3 kali lebih banyak jumlahnya dibanding Hillary.

Yang lebih mengejutkan, dari beberapa kamera yang terpasang di beberapa sudut (depan dan belakang podium debat).

Seorang petugas kebersihan mengenakan jas, sudah meletakkan bacaan “sesuatu” dipodium milik Hillary Clinton dan saat beberapa detik debat selesai, kamera menangkap pria ini bolak balik ke podium Hillary untuk benar-benar meyakinkan tak ada “dokumen dan barang” yang tertinggal.

 

 

Hillary Clinton dan Donald Trump saat mengikuti debat capres.pertama

Hillary Clinton dan Donald Trump saat mengikuti debat capres.pertama

 

 

 

Lalu sepanjang 90 menit berdebat, Hillary Clinton memakai kode jari “menggaruk” pinggir hidungnya, jika ia membutuhkan pertolongan sang moderator untuk menolong.

Maka beberapa detik setelah Hillary menggaruk pinggir hidungnya, moderator akan mengalihkan debat dengan pertanyaan lain atau justru sang moderator yang ngoceh berdebat dengan Donald Trump.

Maka ini menjadi bahan cemooh dan tertawaan semua pihak.

Sebab yang debat adalah dua lawan satu.

Lester Holt tandem dengan Hillary Clinton.

Melawan Donald Trump.

Dengan trik membocorkan pertanyaan dan jurus menggaruk hidung, sang moderator yang liar ini ikut menjadi capres bayangan dalam debat capres pertama.

Yang lebih parah adalah mic untuk Donald Trump dirusak dan sengaja dibuat bermasalah.

Inilah trik Stasiun Televisi NBC menggembosi Donald Trump dalam debat capres pertama.

 

 

Polling CNN yang menjadi satu-satunya polling yang memenangkan Hillary Clinton

Polling CNN yang menjadi satu-satunya polling yang memenangkan Hillary Clinton

 

 

 

Disusul setelah itu, CNN menjadi satu-satunya media yang menyatakan Hillary Clinton adalah pemenang debat capres.

Padahal media lain dan lembaga survei menyatakan Donald Trump adalah pemenang debat.

Lalu apa yang akan terjadi pada debat kedua.

Akan lebih buruk atau paling tidak dibuat sama buruk dengan kecurangan Stasiun Televisi NBC sebagai tuan rumah debat capres pertama.

Sebab yang akan menjadi tuan rumah debat capres kedua adalah Stasiun Televisi CNN dan moderatornya adalah  Anderson Cooper yang merupakan anchor di CNN.

Jadi menurut saya, Amerika Serikat sudah mencoreng demokrasi di negara mereka sendiri.

Sangat memalukan cara-cara kotor dipraktekkan dalam sistem pemilu lewat penyelenggaraan debat capres.

Setiap negara lain akan atau sudah menggelar pemilu, Amerika Serikat paling keras bersuara untuk menekankan pentingnya demokratisasi ditegakkan dan dilaksanakan.

Komisi Debat Capres Amerika Serikat menjadi mafia-mafia politik yang brutal karena sengaja menunjuk 2 stasiun televisi pemenangan Hillary menjadi tuan rumah dari 2 debat capres.

Komisi debat capres ini sungguh tidak punya malu.

Kalau di Indonesia, jangankan KPU, Megawati saja langsung liar kesetanan mengusir dan melarang masuk ke kediamannya bagi media manapun yang menjadi media pemenangan lawan politik.

Prabowo tak pernah mau mengusir media.

Tapi ia bertanya  “Mengapa kalian mencurangi saya sedemikian hebat? Apa salah saya lepada kalian?”.

Di Amerika, inilah untuk pertama kali dalam sejarah, Komisi debat capres berlaku seperti mafia politik yang sangat brutal permainannya.

Kemarin, Komisi debat capres Amerika mengakui kesalahan mereka secar jujur bahwa MIC yang digunakan Donald Trump saat debat capres pertama memang bermasalah dan telah terjadi kesalahan dari panitia menyediakan MIC yang bobrok untuk Donald Trump.

Ini diakui secara terbuka oleh Komisi Debat Capres di Amerika.

Pengakuan Komisi Debat Capres ini disampaikan setelah Donald Trump mengecam bahwa MIC yang digunakannya dalam debat capres sangat buruk kualitasnya.

 

 

 

Semua polling menyatakan Donald Trump adalah pemenang debat capres

Semua polling menyatakan Donald Trump adalah pemenang debat capres

 

 

Kini saat Amerika Serikat yang akan menggelar pesta demokrasi.

Mereka tak mampu dan gagal menegakkan serta melaksanakan demokrasi itu.

Kecurangan dipertontonkan.

Kecurangan dipaksakan.

Kecurangan dibenarkan.

Yang lebih memalukan, media-media besar yang menjadi media pemenangan dan tim sukses Hillary masih menganggap diri mereka jurnalis.

Memalukan.

Kalau dalam debat capres pertama, 84 juta orang menonton.

Maka bisa jadi dalam debat capres kedua nanti, jumlah penontonnya bisa sama banyak atau lebih banyak.

Dan yakinlah, CNN akan melakukan yang lebih hina dan lebih buruk terhadap Donald Trump.

 

 

 

Polling yang menyatakan Donald Trump adalah pemenang debat capres yang pertama

Polling yang menyatakan Donald Trump adalah pemenang debat capres yang pertama

 

 

 

Kemudian polling akan dibuat 100 persen untuk kemenangan Hillary Clinton dan 0 persen untuk Donald Trump.

Menutup tulisan ini, semua negara didunia yang selama ini ditegur atau diminta oleh Amerika Serikat agar menegakkan dan melaksanakan demokrasi di negara mereka, sekarang bisa mengatakan:

“Ngomong doang lu. Lu sendiri bagaimana?”.  (****)

 

 

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: