​Gebrakan Direktur FBI James Comey Membuka Kembali Investigasi Kasus Hillary

James Comey

James Comey

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

 

Jakarta, Sabtu 29 Oktober 2016 (KATAKAMI) — Persis memasuki akhir pekan, tepatnya di hari Jumat 28 Oktober 2016, Direktur FBI James Comey mengirimkan surat kepada Kongres Amerika bahwa FBI memutuskan untuk membuka kembali investigasi atau penyelidikan untuk kasus email Hillary Clinton.

Sontak keputusan FBI ini disambut gembira oleh semua pihak di Amerika Serikat.

Sebab dengan gencarnya Wikileaks merilis puluhan ribu email dari ring satu Hillary Clinton, utamanya email dari dan untuk John Podesta (Ketua Tim Kampanye Hillary Clinton), aib dan betapa liarnya Pihak Hillary Clinton selama ini menjadi terbuka lebar.

Sampai hari ini, Wikileaks sudah merilis 21 jilid email-email dari dan untuk John Podesta.

Sulit ditutupi betapa brutal, angkuh, rakus,korup dan sadis ring satu Hillary Clinton sejak menjabat sebagai Menlu.

 

 

 

Email dari Huma Abedin dan Cheryl Mills kepada Hillary Clinton

Email dari Huma Abedin dan Cheryl Mills kepada Hillary Clinton

 

 

 

 

Yang lebih menyakitkan hati adalah email-email dari kedua staf perempuannya yaitu Cheryl Mills dan Huma Abedin mengenai kasus Serangan Benghazi 2012.

Serangan Benghazi adalah saat ratusan teroris menyerang Kantor Kedutaan Amerkika Serikat dan Markas Perwakilan CIA di Benghazi tanggal 11 September 2012. Empat warga Amerika tewas dalam serangan ini yaitu Duta Besar Chris Stevens, Sean Smith, Tyrone Woods (US NAVY SEALS) dan Glen Doherty (US NAVY SEAL).

Dua bulan sebelum serangan itu terjadi, Cheryl Mills mengatakan bahwa Pasukan US NAVY SEAL adalah orang-orang idiot dan pantas MATI.

Huma Abedin lain lagi.

Dua hari setelah 4 warga Amerika mati terbunuh di Benghazi, Huma mengirim email untuk memuji dan mengapresiasi Hillary terhadap apa yang telah terjadi pada ke 4 warga Amerika yang mati terbunuh di Benghazi.

John Podesta lebih seru lagi.

Dalam sebuah emailnya yang ia kirim di sore hari waktu setempat menanyakan apakah Hillary Clinton sudah sadar dari mabuknya.

Karena ternyata seharian Hillary Clinton teler karena minum minuman keras.

Sadis semua fakta-fakta yang tersingkap dibalik puluhan ribu email yang dirilis Wikileaks.

 

 

FBI's Letter

FBI’s Letter

 

 

 

 

Kini, muncul kejutan baru dari FBI.

Direktur FBI James Comey menyurati Kongres Amerika bahwa kasus email Hillary Clinton telah resmi dibuka kembali penyelidikannya dan di investigasi oleh FBI.

Sebagai langkah pertama, FBI akan memanggil Anthony Weiner, suami dari Huma Abedin.

Sebab di laptop dan handphone Anthony Weiner tersimpan ribuan email classified information yang harusnya hanya bisa diakses oleh Hillary Clinton.

Ribuan email classified information ada didalam handphone dan laptop milik Anthony Weiner.

Dan handphone yang sama adalah handphone yang digunakan Anthony Weiner mengirim pesan text sms berbau mesum dan porno kepada remaja putri.

Bahkan dari handphone yang sama, Anthony Weiner mengirim foto mesum dirinya kepada remaja putri yaitu saat kelaminnya sedang ereksi di atas tempat tidur (dimana disebelahnya sedang ada anak lelaki Anthony Weiner dan Huma Abedin yang masih kecil sedang tidur).

 

 

 

Anthony Weiner

Anthony Weiner

 

 

 

 

Kini, Anthony Weiner menjadi orang pertama yang akan dipanggil FBI seiring dengan dibukanya kembali kasus email Hillary.

Terakhir kali Direktur FBI James Comey berbicara yang dapat disaksikan khayalak ramai adalah saat ia menghadiri hearing atau rapat dengan Komite Hukum DPR Amerika pada tanggal 28 September 2016.

Sejak saat itu hingga hari Jumat 28 Oktober, Direktur Comey tak bicara kepada media.

Tapi belakangan FBI diserang dengan tudingan yang bertubi-tubi.

Termasuk pergunjingan bahwa Pihak Hillary Clinton pernah memberikan bantuan keuangan kepada istri dari salah seorang Deputi di FBI.

Serangan-serangan terhadap FBI, saya yakini adalah skenario dan manuver dari Pihak Hillary Clinton.

Sebab tak ada cara lain untuk Hillary untuk menggunting dan menghentikan proses investigasi FBI dalam kasus server pribadi email Hillary.

 

 

 

Direktur FBI James Comey (paling kiri)

Direktur FBI James Comey (paling kiri)

 

 

 

Walau FBI diserang secara brutal, saya meyakini bahwa James Comey adalah seorang aparat penegak hukum yang profesional dan punya integritas.

James Comey menapaki kariernya sebagai penegak hukum bukan baru sehari atau dua hari.

Sekarang semua berpulang pada FBI, Direktur Jim Comey khususnya.

Apakah dibukanya kembali kasus email ini hanya sebuah drama yang penuh kepalsuan?

Atau memang serius dan akan sungguh-sungguh menegakkan hukum?

Have a great weekend, Jim. (****)

 

 

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: