​FBI Periksa 650 Ribu Email Classified Milik Hillary Di Laptop Suami Huma Abedin

James Comey

James Comey

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

 

Jakarta, Senin 31 Oktober 2016 (KATAKAMI) — Hanya sekitar 1 minggu lagi US Presidential Election akan diselenggarakan yaitu tanggal 8 November 2016.

Kalau tidak ada aral melintang, capres pilihan bagi rakyat Amerika adalah Hillary Clinton dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Partai Republik.

Tapi pada akhir pekan lalu, Biro Investigasi Federal atau FBI telah berkirim surat secara resmi kepada Kongres Amerika bahwa kasus email Hillary Clinton dibuka kembali oleh FBI untuk diselidiki.

Mengapa kasus email itu dibuka kembali penyelidikannya oleh FBI?

Sebab ditemukan 650 ribu email milik Hillary Clinton, baik yang diterima maupun dikirim, terdapat didalam laptop milik Anthony Weiner, suami dari Huma Abedin (top aide atau pembantu utama) yang sangat amat dipercayai Hillary Clinton.

 

 

 

Huma Abedin and Anthony Weiner

Huma Abedin and Anthony Weiner

 

 

Bermula dari penyelidikan yang dilakukan FBI dalam kasus seks teks atau pesan berisi sms sms serta gambar mesum yang dikirimkan Anthony Weiner kepada sejumlah wanita.

Saat menangani kasus sex text dari Anthony Weiner inilah,, FBI mendapat bukti baru tentang kasus email Hillary.

Kini perkembangan baru pun terkuak.

FBI menemukan 650 ribu email milik Hillary Clinton (baik yang diterima ataupun yang dikirim kepada pihak lain) di dalam laptop Anthony Weiner.

Dan email-email itu berkonten classified information atau bersifat rahasia.

 

 

 

Anthony Weiner and Huma Abedin

Anthony Weiner and Huma Abedin

 

 

Walaupun Huma Abedin telah berusaha menyembunyikan keberadaan seluruh email itu dengan memberi judul “Life insurance” pada folder untuk menyimpan semua email classfied information yang tersimpan di laptop suaminya.

Huma Abedin sendiri akan mengirimkan pengacaranya untuk menemui FBI.

Salah satu yang sedang diperjuangkan Huma Abedin adalah mendapatkan hak kekebalan dari FBI agar dirinya jangan diproses secara hukum.

Seiring dengan dibukanya kembali kasus email Hillary Clinton ini, FBI pun mendapat serangan dan tekanan berat.

Mendadak bocor ke media gosip bahwa sejumlah besar agen-agen FBI telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Direktur FBI James Comey.

Mereka memilih mundur karena FBI tidak profesional dalam menangani kasus email Hillary Clinton.

Sebab harusnya Hillary sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tapi Direktur FBI James Comey tidak melakukan tindakan tegas pada Hillary.

Gosip lantas muncul di media bahwa tidak-tegasan James Comey ditentang oleh para bawahannya didalam internal FBI.

Serangkaiam gosip ini menjamur di media dan mendadak heboh pasca FBI mengumumkan bahwa kasus email Hillary Clinton telah divuka kembali penyelidikannya.

 

 

 

FBI's Letter

FBI’s Letter

 

 

 

Apa yang bisa saya ulas dari perkembangan terakhir mengenai perpolitikan di Amerika?

Pertama, FBI harus tetap fokus, sabar dan profesional melaksanakan tugas-tugas mereka. Terutama sabar menghadapi gosip-gosip murahan.

Kedua, FBI juga harus menyadari bahwa segala sesuatu ada konsekuensinya.

Ketika FBI memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan kasus email Hillary Clinton, sudah barang  tentu Pihak Hillary Clinton akan ngeles, berkelit, memakai gaya tipu tipu andalan mereka dan melakukan perlawanan sekuat tenaga.

Masalahnya, pilpres tinggal seminggu lagi.

FBI pun harus ingat bagaimana gaya Hillary saat dipanggil oleh FBI New York untuk diperiksa pada tanggal 4 Juli 2016.

Direktur FBI James Comey menginformasikan kepada Komite Hukum Kongres Amerika dalam hearing mereka bahwa Hillary membawa begitu banyak pengacara untuk mendampinginya datang ke FBI.

Direktur Comey sampai mengatakan seperti ini, “Saya tidak mengerti mengapa harus membawa pengacara sampai sebanyak itu ke FBI”.

(Kalau tidak salah, Hillary membawa 9 orang pengacara untuk mendampinginya diperiksa FBI pada bulan Juli lalu).

Dan dari rilis yang dikeluarkan FBI, Hillary selalu menjawab tidak tahu dan lupa sampai 39 kali ketika diperiksa oleh FBI New York di bulan Juli.

 

 

 

Hillary Clinton

Hillary Clinton and FBI Director James Comey

 

 

Dan akhir pekan lalu, inilah respon Hillary setelah media memberitakan bahwa FBI telah membuka kembali penyelidikan kasus email Hillary.

Dalam keterangannya kepada pers akhir pekan lalu, Hillary mengatakan bahwa ia tidak tahu email mana yang dimaksud oleh FBI sehingga penyelidikan kasusnya dibuka kembali.

Hillary menantang FBI, “Buka dan umumkan saja kepada masyarakat, email mana dan email apa yang ditemukan FBI (dalam laptop Anthony Weiner).

Intinya Hillary menganggap FBI mengada-ada.

Begitulah gaya khas Hillary Clinton.

Tukang tipu, degil dan angkuh.

 

 

 

Huma Abedin and Hillary Clinton

Huma Abedin and Hillary Clinton

 

 

Tapi dalam penerbangan di pesawat, saat mendampingi Hillary berkampanye, Huma Abedin tertangkap kamera sampai menangis.

Kemudian Huma Abedin akan mengirim pengacaranya untuk datang ke FBI guna meminta hak kekebalan agar Huma jangan diproses secara hukum.

Dan kini bocor ke media bahwa yang ditemukan FBI didalam laptop Anthony Weiner adalah sebanyak 650 ribu email berkonten classifed information milik Hillary Clinton.

Baik email yang diterima atau yang dikirim oleh Hillary Clinton.

Ke 650 ribu email Hillary Clinton itulah yang kini sedang diselidiki FBI.

Huma mengatakan ia tidak tahu mengapa email Hillary ada didalam laptop suaminya.

Tipikal mulut tukang tipu memang akan gampang ngeles seperti Huma Abedin ini.

 

 

 

 

Direktur FBI James Comey, Direktur CIA John Brennan, Direktur DNIJames Clapper dan Direktur NSA Michael S. Rogers

Direktur FBI James Comey, Direktur CIA John Brennan, Direktur DNIJames Clapper dan Direktur NSA Michael S. Rogers

 

 

 

Jadi, kembali pada FBI.

Disinilah FBI dituntut untuk sabar menghadapi semua serangan dan tekanan.

Harus tetap solid.

Jangan terpecah-belah.

Sabar harus sangat diutamakan bila kini mendapat serangan bertubi-tubi dari Pihak Hillary Clinton.

Direktur harus dihormati dan dibantu.

Tak semua hal bisa diungkap secara terbuka oleh Direktur FBI.

Barangkali ada yang perlu dirahasiakan yaitu informasi yang cukup hanya Direktur FBI yang tahu.

Sehingga didalam internal FBI jangan ada gejolak.

Fokus saja dan laksanakan tugas dengan profesional.

 

 

 

Meme

Meme

 

 

 

Khusus Huma Abedin.

FBI harus menolak permohonan Huma Abedin untuk mendapat hak kekebalan.

650 ribu email berkonten classified information bocor, ini bukan hal sepele.

Bila 1 saja ada  informasi classified bocor, bukankah pelakunya sudah langsung harus dihukum berat?

Apalagi yang dibocorkan 650 ribu classified information.

FBI harus mendalami,  mengapa Huma menyimpan dalam Folder Life Insurance di laptop milik suaminya, 650 ribu email milik Hillary.

Sebab Hillary punya server pribadi yang disimpan di basement rumahnya.

Hillary juga menyimpan semua emailnya dalam belasan blackberry (yang selanjutnya dihancurkan menggunalan martil).

 

 

Email dari Huma Abedin dan Cheryl Mills kepada Hillary Clinton

Email dari Huma Abedin dan Cheryl Mills kepada Hillary Clinton

 

 

 

Ada apa dan mengapa ada 650 ribu email classified information disembunyikan Huma Abedin?

Kepada pihak mana diluar Amerika, semua informasi itu telah dibocorkan dan barangkali dijual Huma Abedin?

Seberapa fatal tindakan Huma Abedin ini?

Apa ancamannya terhadap faktor keamanan nasional Amerika Serikat?

Kini saat FBI sedang melakukan penyelidikan, Huma Abedin mengaku bahwa ia tidak tahu mengapa ada email Hillary didalam laptop suaminya.

Gaya tipu tipu Huma Abedin adalah setali tiga uang alias sama dengan gaya tipu tipu Hillary Clinton.

Menutup tulisan ini.

Direktur FBI James Comey dan jajarannya sudah bisa menangkap pasangan Anthon Weiner dan Huma Abedin.

Kredibilitas FBI dipertaruhkan disini.

Saya pinjam kalimat Huma Abedin yang digunakannya untuk memuji Hillary Clinton pada tanggal 14 September 2012 soal Serangan Benghazi.

Tertanggal 14 September 2012, Huma mengirim email kepada Hillary yang memberikan pujian pada Hillary atas pada yang sudah terjadi di Benghazi.

Email ini dikirim 2 hari setelah 4 orang Amerika tewas terbunuh dalam Serangan Benghazi.

 

Huma Abedin: “I’m Giving You Credit for Inspiring the “Peaceful” Protests”.

 

Tidak ada yang peaceful saat serangan terjadi di Kantor Konsulat Amerika Serikat dan di Markas CIA.

Semua serba brutal sebab ada 4 warga Amerika tewas terbunuh dalam Serangan Benghazi 2012 yaitu Duta Besar Chris Stevens, Sean Smith, Tyrone Woods dan Glen Doherty.

Maka meminjam kalimat Huma Abedin, maka saya pun ingin memakai gaya bahasa seperti Huma.

Saya memberi kredit kepada Direktur Comey dan FBI, jika pasutri ini ditangkap.

Ini langkah pertama yang harus dipertimbangkan FBI yaitu menangkap pasangan Anthony Weiner dan Huma Abedin.

Amankan dulu mereka saat penyelidikan sedang berlangsung dan masukkan saja ke penjara.

Jangan izinkan wibawa dan kredibilitas FBI diusik oleh siapapun.

Happy Hallo Weiner, FBI !  (****)

 

 

 

 

MS

 

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: