​Angka Setan 666 Di Balik Serangan Teroris Di Benghazi 2012

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

 

Jakarta, Jumat 25 November 2016 (KATAKAMI) — Tulisan ini akan dibuka dengan sebuah ayat injil dari Kitab Wahyu 13:18 yang berbunyi sebagai berikut:

Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan x  seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Angka 666 dikenal sebagai angka setan.

Dan setan identik dengan api yang menggambarkan neraka, tempat dimana Raja Setan LUCIFER dan semua pasukannya akan dilempar ke tengah korbaran api neraka.

 

 

 

 

 

 

Sekarang saya ajak anda “terbang” ke sebuah tempat di Libya yang bernama BENGHAZI.

Saya tak pernah ke Libya.

Tapi ada sebuah peristiwa dunia yang terjadi di Benghazi, Libya, pada tanggal 11 September 2012.

Peristiwa itu adalah ratusan teroris dari Jaringan Al Qaeda menyerbu Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Benghazi.

Teroris ini bekerjasama dengan para penjaga lokal Kedutaan yang direkrut Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dari anak organisasi Al Qaeda.

Ketika itu yang menjadi Menteri Luar Negeri adalah HILLARY RODHAM CLINTON.

Ratusan teroris itu bisa menyerbu masuk ke dalam kedutaan karena pintu gerbang memang sengaja dibuka oleh penjaga lokal kedutaan pada jam pergantian tugas.

Teroris ini tak cuma menembaki.

Mereka sudah dipesan untuk menyiram bensin dan membakar Kedutaan.

Api berkobar dengan sangat hebat.

Karena Hillary Clinton melarang Kedutaan bersatu kantornya dengan Markas CIA di Benghazi maka Pasukan Keamanan CIA tak ada di Kedutaan.

 

 

 

 

 

Ketika itu CIA mempekerjakan 6 orang tentara berkemampuan tinggi dan sangat amat hebat dari US NAVY SEAL / US Marine.

Ini angka 6 pertama dalam peristiwa Benghazi.

Kalau angka 6 tak ada tambahannya, alias tetap menjadi angka 6, tak ada masalah.

Tapi ada angka 6 selanjutnya.

Akibat serangan teroris ini, dari 6 orang Pasukan Keamanan CIA di Benghazi, 2 orang tewas dan 4 orang selamat.

2 orang yang tewas adalah Glen “Bub” Doherty dan Tyrone “Rone” Woods.

Sedangkan 4 orang yang selamat dan bertahan hidup, diantaranya adalah Mark Geist atau Oz, John Tiegen atau Tig dan Kris Paronto atau Tanto.

Komposisi angka Pasukan Keamanan CIA yang hidup dan yang mati ini, jika digabungkan akan menjadi 6.

2 (yang tewas) ditambah 4 (yang hidup) = 6

Inilah angka 6 yang kedua di balik Serangan Benghazi.

Kemudian, walau sudah menunggu selama 13 jam tapi bantuan pasukan tambahan tak kunjung datang, Pasukan Keamanan CIA tetap bertarung habis-habisan.

Sebab mereka harus melindungi dan membawa pulang ke Amerika sebanyak 36 orang.

Inilah angka 6 ketiga di balik Serangan Benghazi.

 

 

 

 

 

Ratusan teroris yang membakar dan membuat Kantor Kedutaan diberangus kobaran api, mengisyaratkan API NERAKA yang kelak di hari kiamat akan menjadi tempat pembuangan bagi kawanan setan dan iblis.

Apa yang bisa saya ulas dari angka 666 di balik Serangan Benghazi 2012?

Serangan ini memang merupakan hasil perbuatan setan.

Sehingga oleh karena setan yang berkuasa, maka permintaan bantuan keamanan selana 13 jan tak digubris White House dan Kementerian Luar Negeri.

Karena setan yang berkuasa maka proses pembunuhan terhadap ke 4 warga Amerika ini ditonton secara live oleh Presiden Obama dan para pejabat di White House.

Karena setan yang berkuasa maka CIA dilarang membantu dan melindungi Pihak Kedutaan lewat perintah STAND DOWN.

Karena setan yang berkuasa maka Hillary Clinton mengatakan di hadapan Kongres Amerika bahwa tak ada satupun korban tewas dari Pihak Amerika dalam Serangan Benghazi.

 

 

 

 

MOVIE 👉 13 HOURS: THE SECRET SOLDIERS OF BENGHAZI

 

 

Lalu kalau ada pertanyaan, kalau memang Pasukan Keamanan CIA itu adalah 6 orang tentara-tentara sangat hebat, mengapa hanya 2 yang mati dan yang 4 lainnya bertahan hidup dari Pasukan Keamanan CIA di Benghazi?

Jawabannya adalah karena Tuhan hanya mengizinkan 2 yang gugur di medan perang.

Yang 4 orang dibiarkan hidup untuk menjadi saksi dan dapat menyampaikan hal yang sebenar-benarnya yang terjadi di Benghazi.

Terbukti memang, bahwa 3 diantara yang bertahan hidup yaitu Mark Geist atau Oz, John Tiegen atau Tig dan Kris Paronto atau Tanto, ketiganya memotori dibuatnya sebuah film kisah nyata tentang Serangan Benghazi yang diberi judul, “13 HOURS, THE SECRET SOLDIERA OF BENGHAZI”.

Dan karena komposisi angkanya memang sengaja dibuat 2 banding 4 agar bila digabungkan menjadi angka 6.

Ketika peristiwa ini terjadipun, Tuhan sudah memberi isyarat angka setan 666 ada dalam peristiwa ini.

Bahkan kawanan setan dan iblislah yang merancang, mendanai dan menontoni secara langsung Serangan Benghazi 2012.

Tuhan sungguh murka.

 

 

 

 

 

 

Tapi Yesus merasa tersentuh hati-Nya ketika seorang tentara berseru memanggil nama-Nya di penghujung peperangan yang berkobar selama 13 jam tanpa pertolongan dari pemerintahnya.

Dia adalah Kris Paronto, salah seorang dari 6 Pasukan Keamanan andalan CIA di Markas Benghazi.

Setelah memastikan bahwa puluhan orang yang tiba-tiba datang lagi di pagi hari tanggal 12 September 2012 bukan teroris, tapi justru pihak yang hendak menyelamatkan Amerika, tentara ini berseru dan menangis memanggil nama Tuhan.

Ia berseru memanggil nama Yesus.

LORD. JESUS.

Yesus menyayangi tentara yang mengingat dan berseru memanggil nama-Nya dalam kancah peperangan yang sangat mengerikan.

Tuhan menghitung setiap tetes airmatanya yang keluar pada puncak, sekaligus merupakan akhir dari peperangan selama 13 jam.

Yesus ingin tentara ini menjaga imannya dalam mengarungi kehidupan didunia.

Salah satu bagian dari iman tersebut adalah teguh serta konsisten mengatakan dan melakukan kebenaran yang sebenar-benarnya.

 

 

 

Benghazi

Benghazi

 

 

 

Menutup tulisan ini.

Jangankan dalam lembaran sejarah.

Dalam lembaran buku kehidupan di ATAS sana, Tuhan sudah mencatat bahwa Serangan Benghazi ini adalah serangan yang sangat tidak bermoral, bar bar, melanggar HAM dan secara sengaja melakukan kejahatan kemanusiaan.

Kini berpulang kepada diplomat, militer, intelijen, politisi dan semua RAKYAT AMERIKA.

Masih maukah dipimpin dari kawanan setan 666?

Baik dipimpin oleh setan yang lelaki, atau setan yang perempuan.

Masih maukah semua diplomat, semua tentara dan semua intelijennya Amerika dibakar hidup-hidup saat bertugas di luar negeri dan saat di medan perang, diserang, ditembaki dan dimortar hingga bermatian satu per satu sembari ditontoni oleh Presiden dan Menteri Luar Negerinya melalui tayangan LIVE STREAMING?

Hell NO.

Never Forget Benghazi !!! (****)

 

 

 

MS

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: