​Terimakasih Polda Metro Jaya Menangkap Pelaku Pulomas, “You Are Not Alone Zanette”

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Rudi Heriyanto dan pejabat PMJ menggelar jumpa pers kasus pembunuham Pulomas

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Rudi Heriyanto dan pejabat PMJ menggelar jumpa pers kasus pembunuham Pulomas

 

 

 

Oleh: Mega Simarmata, Editor in Chief KATAKAMI

 

 

 

Jakarta, Kamis 29 Desember 2016 (KATAKAMI) —- Entah apa yang harus dituliskan untuk mengungkapkan betapa kita sebagai rakyat Indonesia begitu bangga luar biasa dan berterimakasih pada kinerja Polri, khususnya Polda Metro Jaya, menangani kasus pembunuhan sadis di Pulomas.

Polri, melalui Direktorat Pidana Umum Bareskrim.

Lalu Polda Metro Jaya, melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum).

Hanya dalam hitungan jam, kemarin polisi bisa menangkap pelaku pembunuhan sadis Pulomas.

2 tertangkap dulu yang ditangkap.

Lanjut 1 lagi yang ditangkap yang bertindak sebagai supir.

 

 

 

 

 

Kini tinggal 1 orang lagi jadi buron.

Sialnya, 3 pelaku pertama yang ditangkap adalah orang batak semua.

Dan sebagai orang Batak, saya malu luar biasa.

Apa yang bisa saya ulas dari perkembangan kasus pembunuhan sadis Pulomas ini?

Pertama tentu menyampaikan apresiasi, kekaguman, rasa salut tak terhingga dan ucapan terimakasih pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kabareskrim Komjen Pol Ari Doni Sukmanto dan jajarannya di Bareskrim, Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Iriawan, dan diatas semua itu adalah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai petugas di lapangan.

Anda anda semua PAHLAWAN di hati kami semua rakyat Indonesia, yang sedang geram dan murka, atas terjadinya kasus pembunuhan sadis di Pulomas.

 

 

 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto

 

 

 

 

Saya perlu memberitahu kepada masyarakat bahwa pola kerja PMJ (Polda Metro Jaya) sangat luar biasa hebat.

Ada komunikasi yang tak putus antara Kapolri, Kapolda dan tim di lapangan.

Atas perintah Kapolri, maka para petugas di lapangan dikendalikan untuk jangan terbawa emosi sehingga penembakan yang berakibat pada kematian jangan lagi menimla sisa pelaku.

Kapolri memerintahkan Polda Metro Jaya menangkap sisa pelaku dalam keadaan hidup karena kesaksian mereka dibutuhkan untuk membongkar kasus ini.

Dari mulai Senin malam, petugas di lapangan sudah melaporkan pada Kapolri, dua nama pertama yang siap ditangkap.

Jadi, Kapolri punya andil luar biasa untuk ikut mendorong para pelaku bisa segera ditangkap.

 

 

 

Ucapan terimakasih Zanette untuk KAPOLDA METRO JAYA

Ucapan terimakasih Zanette untuk KAPOLDA METRO JAYA

 

 

 

 

Yang tak kalah hebat adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Iriawan, yang sejal awal sudah memimpin langsung setiap pergerakan petugas di lapangan.

Termasuk Ditektur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Rudi Heriyanto.

Rudi ada di semua lokasi penagkapan untuk memimpin langsung.

Bangga betul melihat kehebatan Polda Metro Jaya.

Sulit mengungkapkan, apalagi kata-kata yang paling tepat untuk mengatakan bahwa Polda Metro Jaya sungguh luar biasa hebat.

Saya kagum sekali.

 

 

 

Zanette

Zanette

 

 

 

Dan disela-sela kesibukan jajaran Polda Metro Jaya menangani kasus pembunuhan Pulomas ini, mari sejenak saya ajak bapak bapak polisi menyimak ungkapan hati seorang anak yang ingin agar Polda Metro Jaya tahu bahwa ia berterimakasih.

Anak ini adalah Zanette, 13 tahun, salah seorang korban yang selamat dari kasus pembunuhan Pulomas ini.

Dari kamar perawatannya di rumah sakit, Zanette mengikuti semua detail perkembangan penangan kasus sadis yang menewaskan ayah, kakak dan adiknya.

Anak ini membuat story di Instagram.

Ia potret setiap moment.

Ia catat nama Kapolda Metro Jaya yang berhasil menangkap pembunuh keluarganya.

Ia berterimakasih.

Ia ungkapkan kemarahannya kepada para pembunuh keluarganya dengan caranya sendiri sebagai seorang anak yang marah atas kebiadaban yang menimpa keluarganya.

 

 

 

 

 

 

Saya hanya ingin menyampaikan pada Zanette seperti ini ;

 
“Halo Anet, saya Tante Mega, wartawan di kepolisian.

Anet harus tahu bahwa Anet tidak sendirian. You are not alone, Sweetheart.

Bapak bapak polisi sedang terus menangani kasus ini. Tante Mega sudah WA ke Bapak Kapolda untuk memberitahu bahwa Anet mengucapkan terimakasih.

Ada Bapak Kapolri juga yang terus memberikan perintah agar kasus ini terus ditangani dengan baik.

Anet harus tahu bahwa ada jutaan orang di negara ini berdiri bersama kamu.

Kalau Tante Mega boleh jujur, sebenarnya lebih baik semua pelaku itu ditembak mati. Disiksa dulu. Digebuk. Di jedotin kepalanya di dinding. Di injak mukanya. Dan di gamparin.

Tapi negara kita adalah negara hukum.

Bapak bapak polisi ini adalah aparat penegak hukum yang sedang bekerja keras menangkapi semua pelaku untuk dibawa ke muka hukum.

Anet harus cepat sembuh.

Sholat, zikir, kirimkan doa untuk almarhum papamu, kakakmu Diona, adikmu Gemma dan Amelia temannya, semua dua korban lain.

Yakinlah Anet, kamu tidak sendiri.

Yakinlah sayang, om om polisi ini adalah orang orang hebat yang akan memberi keadilan untuk kamu.

Ada Mama-mu yang sangat baik dan penuh cinta.

Anet masih punya Mama yang akan membantu Anet untuk siap melanjutkan hidup dengan semangat baru.

Jadilah anak hebat yang akan selalu melakukan kebaikan dalam hidup”.

 

 

 

Ungkapan kemarahan Zanette

Ungkapan kemarahan Zanette

 

 

 

Menutup tulisan ini.

Terimakasih Bapak Kapolri.

Terimakasih Bapak Kabareskrim dan jajarannya.

Terimakasih Bapak Kapolda Metro Jaya.

Terimakasih Bapak Dir Reskrimum Polda Metro Jaya dan SEMUA TIM di lapangan.

Kurang 1 orang lagi yang harus ditangkap.

Tangkap sekalian Pak.

Gamparin dan getok dulu kepalanya sepukul dua pukul pakai borgol.

Biar aja kepalanya bocor sedikit kena getokan.

Supaya kapok.

Saya bersyukur kepada Tuhan karena Indonesia memiliki aparat aparat kepolisian yang luar biasa hebat.

Khususnya Polda Metro Jaya ini.

Semua tim yang berhasil menangkap pelaku kasus pembunuhan sadis Pulomas ini, pantas diberi kenaikan pangkat dan promosi jabatan.

Harus ada penghargaan untuk mereka.

Two thumbs up 👍👍.

Dua jempol untuk bapak bapak polisi.

Terimakasih. Kalian hebat sekali.  (****)

 

 

 

MS

Advertisements

About KATAKAMI.COM

Hello Friends. Thanks for visit. My name is Mega Simarmata in Jakarta, Indonesia

Comments are closed.

%d bloggers like this: